Banyak yang Belum Tahu, Kesalahan Saat Ganti Oli Ini Bisa Bikin Mesin Bermasalah

Banyak yang Belum Tahu, Kesalahan Saat Ganti Oli Ini Bisa Bikin Mesin Bermasalah

Kenali kesalahan saat ganti oli motor yang bisa bikin mesin kasar, bocor, cepat aus, dan performanya menurun. Yuk, simak!--Istockphoto

MOTOREXPERTZ.COM -- Ganti oli motor memang kelihatannya gampang. Cukup buka baut pembuangan, keluarkan oli lama, lalu isi dengan pelumas baru. Namun, proses sederhana ini tetap tidak boleh dilakukan asal-asalan, Bradsis.

Kesalahan kecil saat mengganti oli bisa berdampak langsung pada kondisi mesin. Mulai dari suara mesin menjadi kasar, muncul rembesan, performa menurun, hingga kerusakan komponen yang biaya perbaikannya tidak murah.

Asal Bradsis tahu, oli bukan hanya bertugas melumasi bagian dalam mesin. Cairan ini juga membantu mengurangi gesekan, menjaga suhu kerja, membawa kotoran, serta melindungi komponen dari keausan.

Supaya mesin tetap sehat, berikut sejumlah kesalahan saat mengganti oli motor yang masih sering dilakukan oleh sebagian bikers.

BACA JUGA:Musim Kemarau Panjang, Pertamina Lubricants Ingatkan Bahaya Telat Ganti Oli

Memilih Oli Cuma karena Murah

Harga sering menjadi pertimbangan utama ketika membeli oli. Padahal, murah atau mahal bukan satu-satunya patokan untuk menentukan oli yang cocok buat motor.

Hal terpenting adalah memastikan tingkat kekentalan dan spesifikasinya sesuai rekomendasi pabrikan. Setiap mesin punya karakter dan kebutuhan pelumasan yang berbeda.

Oli yang terlalu kental bisa lebih lambat bersirkulasi, terutama ketika mesin baru dinyalakan. Sebaliknya, oli yang terlalu encer belum tentu mampu memberikan perlindungan optimal saat mesin bekerja pada suhu tinggi.

Sebelum membeli, cek kode SAE serta standar API atau JASO yang tertera pada kemasan. Rekomendasi lengkapnya biasanya juga tersedia di buku panduan pemilik motor.

BACA JUGA:Sering Gonta-Ganti Merk Oli Motor, Amankah untuk Mesin?

Menguras Oli Saat Mesin Masih Dingin

Mengeluarkan oli ketika mesin benar-benar dingin sebenarnya kurang efektif. Sebab, oli masih berada dalam kondisi lebih kental sehingga alirannya menjadi lambat.

Akibatnya, sebagian oli lama dan endapan kotoran berpotensi tertinggal di dalam mesin.

Sebelum dikuras, hidupkan motor selama beberapa menit agar suhu oli sedikit meningkat dan cairannya lebih mudah mengalir. Namun, jangan langsung membuka baut pembuangan ketika mesin masih sangat panas.

Selain berbahaya bagi tangan, oli panas yang keluar juga bisa menyembur dan menyebabkan luka bakar, Bradsis.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya