Menambahkan minyak rem hanya diperlukan jika volumenya berada di bawah batas yang ditentukan dan tidak ditemukan kebocoran. Namun, menambah cairan bukan berarti menggantikan proses pengurasan.
Minyak rem lama yang sudah mengandung air dan kotoran tetap berada di dalam selang serta kaliper. Karena itu, saat jadwal penggantian tiba, cairan lama sebaiknya dikuras sampai bersih, lalu sistem diisi menggunakan minyak rem baru.
Proses tersebut biasanya disertai dengan bleeding untuk mengeluarkan udara dari sistem hidrolik. Udara yang terjebak dapat membuat tuas rem terasa kosong atau ngempos.