Jadi, penyebab utama aki soak bukanlah penggunaan standar samping itu sendiri.
Masalah muncul ketika pengendara lupa mematikan kunci kontak setelah mesin mati.
Jika setelah menurunkan standar samping kunci kontak langsung diputar ke posisi OFF, aki tidak akan cepat soak.
Arus listrik akan terputus secara normal.
Situasi ini mirip dengan penggunaan engine kill switch pada motor sport.
Mesin memang mati, tetapi kelistrikan masih aktif jika kontak belum dimatikan.
Karena itu, pengendara perlu memahami fungsi sebenarnya dari side stand switch.
Fitur tersebut hanya memutus aliran ke mesin, bukan mematikan seluruh sistem kelistrikan.
Pada motor matik, lampu dan panel instrumen biasanya tetap menyala ketika kontak masih ON.
Akibatnya, daya aki terus terkuras meskipun mesin sudah mati.
BACA JUGA:Gabungkan Touring dan Berkemah, GIVI Indonesia Wadahi Komunitas Lewat Ride Explore & Camp Season 2
Semakin lama motor dibiarkan dalam kondisi tersebut, semakin besar risiko aki menjadi lemah.
Aki yang sering tekor juga dapat mengalami penurunan umur pakai.
Selain kebiasaan tersebut, aki soak bisa disebabkan faktor lain.
Kabel longgar, korsleting, dan usia aki yang sudah tua juga dapat memengaruhi kondisi aki.