Selain performa, Suzuki juga membekali Hayabusa modern dengan berbagai teknologi canggih. Motor ini telah dilengkapi sistem throttle elektronik, berbagai mode berkendara, traction control, launch control, engine brake control, quick shifter dua arah, hingga cruise control. Kehadiran teknologi tersebut membuat motor bertenaga besar ini menjadi lebih mudah dikendalikan dibanding pendahulunya.
BACA JUGA:Dari Mesin Tenun ke Raja Motor Dunia: Sejarah Suzuki dan Motor Pertamanya di Dunia
BACA JUGA:Motor Pertama di Indonesia: Hildebrand & Wolfmuller 1893
Fakta menarik lainnya adalah popularitas Hayabusa di dunia modifikasi. Motor ini sering dijadikan basis untuk berbagai proyek ekstrem, mulai dari balap drag hingga modifikasi turbo yang mampu menghasilkan tenaga jauh di atas standar pabrik.
Tidak sedikit Hayabusa modifikasi yang mampu menghasilkan lebih dari 300 hingga 500 tenaga kuda, bahkan beberapa proyek profesional berhasil menembus angka yang lebih tinggi.
Di Indonesia, Suzuki Hayabusa juga memiliki komunitas yang cukup solid. Para pemilik motor ini rutin mengadakan touring, gathering, hingga berbagai kegiatan sosial. Hal tersebut membuktikan bahwa Hayabusa bukan sekadar motor berperforma tinggi, tetapi juga memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta otomotif.
Lebih dari dua dekade sejak debutnya, Suzuki Hayabusa tetap menjadi salah satu ikon dunia sepeda motor. Kombinasi antara performa buas, kenyamanan berkendara, teknologi modern, dan desain yang khas membuatnya tetap dihormati sebagai salah satu motor sport paling legendaris sepanjang masa. Julukan "Sang Raja Kecepatan" pun masih melekat kuat hingga saat ini.