MOTOREXPERTZ.COM --- Merawat motor kesayangan memang menjadi rutinitas wajib bagi setiap pengendara agar kendaraan tetap nyaman dikendarai dan awet digunakan dalam jangka panjang.
Sayangnya, banyak pemilik motor yang tanpa sadar sering melakukan kebiasaan keliru saat merawat kendaraan mereka sehari-hari. Alih-alih membuat mesin jadi lebih sehat, tindakan-tindakan sepele ini justru bisa memperpendek usia komponen vital dan bikin dompet jebol mendadak di bengkel.
Agar Anda tidak terjebak dalam kesalahan yang sama berulang kali, berikut adalah deretan kebiasaan buruk saat merawat motor yang sering dianggap sepele padahal berdampak sangat fatal bagi performa kendaraan:
1. Malas Memanaskan Mesin di Pagi Hari Banyak pengendara masa kini langsung menggeber motor begitu mesin dinyalakan di pagi hari. Padahal, kebiasaan ini membuat oli mesin belum bersirkulasi secara optimal untuk melumasi seluruh gesekan komponen di dalam blok silinder. Akibatnya, komponen mesin jadi jauh lebih cepat aus, kasar, dan kehilangan kompresinya sebelum waktu normal.
BACA JUGA:Rem Motor Kurang Pakem? Cek Dulu 5 Komponen Ini
BACA JUGA:Tips Memanaskan Motor Injeksi yang Masih Sering Salah Dipahami
2. Asal Memilih Bahan Bakar (Oktan Tidak Sesuai) Menggunakan bahan bakar dengan tingkat oktan yang tidak sesuai dengan spesifikasi rasio kompresi mesin merupakan kesalahan fatal.
Mengisi bensin dengan oktan terlalu rendah pada motor berteknologi kompresi tinggi akan memicu ngelitik (knocking), kerak karbon menumpuk tebal di ruang bakar, dan performa tarikan motor terasa ngempos.
3. Sering Menunda Ganti Oli Mesin Oli ibarat darah bagi kendaraan bermotor. Menunda-nunda penggantian oli melebihi batas kilometer standar pabrikan membuat sifat pelumasan oli hilang dan berubah menjadi endapan lumpur hitam. Efeknya sangat mengerikan, mulai dari komponen jeroan mesin baret parah, overheat, hingga turun mesin total yang memakan biaya perbaikan sangat besar.
4. Menggantung Rem Saat Berkendara Turunan Kebiasaan meletakkan jari di tuas rem atau sedikit menekan rem secara konstan saat melewati jalanan menurun (terutama pada motor matic) sangat berbahaya. Gesekan yang terus-menerus ini membuat kampas rem dan piringan cakram mengalami panas berlebih (overheat), minyak rem mendidih, hingga menyebabkan rem blong secara mendadak.
BACA JUGA:Wajib Tahu! Tips Aman Berkendara Motor Saat Hujan Deras dan Bahaya Aquaplaning yang Sering Diabaikan
BACA JUGA:Terlalu Sering Terpapar Panas Matahari? Ini 3 Komponen Motor yang Paling Cepat Rusak Tanpa Disadari
5. Tekanan Angin Ban Sering Dibiarkan Kurang Membiarkan ban motor kurang angin dengan alasan agar bantingan terasa lebih empuk adalah sebuah bumerang. Ban yang kempes membuat tapak ban menapak terlalu besar ke aspal, memicu hambatan gulir yang berat, membuat motor jadi boros bahan bakar, merusak pelek saat menghantam lubang, serta membuat ban cepat botak tidak merata.
6. Asal Menggunakan Sabun Cuci Saat Mencuci Motor Jangan pernah mencuci bodi atau komponen motor menggunakan sabun cuci piring atau deterjen pakaian sembarangan. Kandungan zat kimia keras di dalamnya dapat merusak lapisan pernis cat motor, membuat warna cepat pudar kusam, memicu karat pada bagian logam, serta merusak komponen kelistrikan sensitif.
7. Membiarkan Filter Udara Kotor Menumpuk Filter udara yang sudah sangat kotor dan jarang dibersihkan akan menyumbat suplai oksigen bersih ke ruang bakar. Akibatnya, proses pembakaran menjadi tidak sempurna, mesin terasa brebet saat digas, dan konsumsi bahan bakar melonjak drastis tanpa alasan yang jelas.