Miller bahkan melihat beberapa pabrikan lain mengalami kesulitan lebih besar ketika menghadapi kondisi angin di lintasan.
Pada sesi Practice, Miller juga memanfaatkan pembalap Ducati sebagai acuan untuk membantu meningkatkan kecepatannya.
BACA JUGA:DKW NZ 350-1, Motor Militer Jerman Era Perang Dunia II Ditemukan di Sungai Danube! Begini Wujudnya
Strategi tersebut membantunya mendapatkan posisi kesembilan dan memastikan tempat langsung menuju Q2 pada MotoGP Inggris 2026.
Miller merasa nyaman ketika melakukan pengereman dan melewati bagian tengah tikungan dengan motor Yamaha miliknya.
Kemampuan motor berubah arah juga dinilai cukup positif sehingga memberikan kepercayaan diri untuk menghadapi sesi berikutnya.
Meski demikian, masih terdapat pekerjaan pada bagian keluar tikungan untuk meningkatkan akselerasi dan membangun kecepatan.
Miller menjelaskan bahwa motor mampu memberikan dorongan kuat ketika sudah berada dalam posisi tegak setelah tikungan.
Namun, mempertahankan kontak ban saat membawa kecepatan tinggi pada sisi ban masih menjadi tantangan tersendiri.
Ia menyebut kondisi tersebut membuat pembalap harus menjaga agar ban tidak kehilangan traksi ketika membuka gas.
Tim Yamaha kemudian berencana melakukan evaluasi terhadap data yang diperoleh sepanjang Jumat untuk mencari solusi.
BACA JUGA:Honda Super Cub Tokyo 80s Limited Edition Meluncur, Bawa Nostalgia Tokyo Era 1980-an
Miller berharap tim dapat menemukan sejumlah perubahan yang membuat performa motor semakin kompetitif pada Sabtu.
Posisi kesembilan menjadi modal penting bagi Miller untuk melanjutkan akhir pekan MotoGP Inggris 2026.
Dengan tiket langsung menuju Q2, Miller kini memiliki peluang lebih besar untuk memperjuangkan posisi start yang kompetitif.
Performa Yamaha dalam menghadapi angin Silverstone juga menjadi salah satu hal menarik untuk diperhatikan pada sesi berikutnya.