BACA JUGA:Fakta Busi Motor Terungkap: Komponen Murah yang Diam-Diam Menentukan Performa Mesin
4. Kampas Rem
Kampas rem merupakan komponen yang berkaitan langsung dengan keselamatan. Gesekan terus-menerus saat pengereman membuat material kampas semakin menipis.
Kampas rem yang sudah tipis sebaiknya segera diganti. Jangan menunggu sampai permukaannya benar-benar habis karena dapat mengurangi kemampuan pengereman dan berpotensi merusak komponen lainnya.
5. V-Belt pada Motor Matic
Untuk motor matic, v-belt merupakan bagian penting dari sistem transmisi CVT. Komponen ini bekerja meneruskan tenaga mesin menuju roda belakang.
V-belt dapat mengalami retak, aus, atau kehilangan kemampuan kerja setelah digunakan dalam waktu tertentu. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara berkala dan penggantian dilakukan ketika kondisinya sudah melewati batas kelayakan.
6. Oli Gardan
Motor matic juga memiliki oli gardan yang berfungsi melumasi komponen transmisi akhir. Meskipun penggantiannya tidak sesering oli mesin, oli gardan tetap perlu diganti sesuai interval yang ditentukan.
Mengabaikannya terlalu lama dapat membuat pelumasan komponen transmisi tidak optimal dan berpotensi menimbulkan suara atau masalah pada bagian gardan.
BACA JUGA:Fakta Klep Motor Terungkap: Komponen Tersembunyi yang Menentukan Hidup Mati Performa Mesin
BACA JUGA:Sering Terjebak Macet? Ini Komponen Motor yang Paling Cepat Aus dan Diam-Diam Bikin Kantong Jebol
7. Ban
Ban memang tidak memiliki jadwal penggantian yang sama untuk semua motor. Namun, komponen ini wajib diganti ketika kondisinya sudah tidak layak.
Perhatikan kedalaman alur, retakan pada permukaan, benjolan, hingga usia ban. Ban yang sudah aus atau mengalami kerusakan dapat mengurangi daya cengkeram dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Pada akhirnya, komponen motor yang wajib diganti secara berkala bukan hanya oli mesin. Filter udara, busi, kampas rem, v-belt, oli gardan, dan ban juga harus mendapatkan perhatian.