MotoGP Pertimbangkan Transfer Window untuk Batasi Pergerakan Bursa Rider

Rabu 12-08-2026,08:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- MotoGP tengah mempertimbangkan penerapan sistem transfer window untuk mengatur bursa pembalap seperti yang berlaku dalam sepak bola.

Wacana tersebut muncul karena pergerakan pasar rider MotoGP dinilai berlangsung terlalu cepat dan berpotensi membayangi persaingan sepanjang musim.

Sebagian besar kesepakatan untuk musim 2027 bahkan disebut sudah tercapai sebelum musim 2026 dimulai.

Sejumlah pembicaraan mengenai perpindahan pembalap disebut telah berlangsung sejak Januari, meski pengumuman resminya baru dilakukan beberapa bulan kemudian.

Kondisi tersebut membuat MotoGP mempertimbangkan periode khusus untuk negosiasi dan penandatanganan kontrak pembalap.

BACA JUGA:GIIAS 2026 Resmi Ditutup, Total Pengunjung Tembus 496 Ribu Orang

Bursa Rider MotoGP Terlalu Cepat

Pasar pembalap untuk musim 2027 memang menjadi salah satu topik besar menjelang penerapan regulasi baru.

Hampir seluruh kursi tim pabrikan dan banyak posisi di tim satelit tersedia untuk musim tersebut.

Situasi itu membuat aktivitas negosiasi berlangsung lebih awal dibandingkan biasanya.

Menurut laporan, MotoGP ingin melihat apakah transfer window dapat mencegah bursa pembalap mengambil terlalu banyak perhatian dari kompetisi di lintasan.

Konsep yang dipertimbangkan mirip dengan sepak bola, ketika klub hanya dapat melakukan aktivitas transfer pada periode yang telah ditentukan.

Jika diterapkan, kontrak yang ditandatangani di luar periode tersebut berpotensi tidak diakui.

Namun, format serta periode pelaksanaannya masih menjadi bagian dari pembahasan.

BACA JUGA:Geber Honda CBR250RR, Irfan Ardiansyah Sukses Kunci Podium Juara AP250 ARRC Mandalika 2026

Tidak Semua Pembalap Bisa Diperlakukan Sama

Penerapan transfer window juga menghadirkan tantangan karena kondisi setiap pembalap tidak selalu sama.

Kategori :