MOTOREXPERTZ.COM -- Beli motor bekas bisa jadi solusi buat yang ingin punya kendaraan dengan budget lebih bersahabat. Namun, jangan sampai tergiur harga murah atau bodi yang masih terlihat kinclong, Bradsis.
Pasalnya, kondisi motor bekas tidak selalu bisa dinilai hanya dari penampilan luarnya. Ada sejumlah komponen penting yang perlu diperiksa sebelum transaksi. Kalau sampai luput, biaya perbaikannya justru bisa bikin pengeluaran membengkak.
Supaya enggak salah pilih, berikut beberapa bagian motor yang wajib masuk daftar pengecekan sebelum deal dengan penjual.
1. Mesin dan Area Sekitarnya
Mesin menjadi bagian pertama yang wajib diperiksa. Coba nyalakan motor dalam kondisi mesin dingin dan dengarkan suaranya.
Mesin yang sehat umumnya memiliki suara yang relatif stabil. Waspadai bunyi kasar, ketukan aneh, atau suara berisik yang berubah mengikuti putaran mesin.
Jangan lupa lihat area sekitar blok mesin dan kepala silinder. Adanya rembesan oli bisa menjadi tanda komponen atau seal mulai bermasalah.
BACA JUGA:Sebelum Membeli Motor Bekas, 3 Bagian BPKB Ini Wajib Diperiksa untuk Hindari Risiko di Kemudian Hari
2. CVT atau Sistem Transmisi
Khusus motor matik, komponen CVT juga jangan sampai dilewatkan, Bradsis. Bagian seperti v-belt, roller, kampas ganda, dan rumah CVT punya usia pakai.
Saat test ride, perhatikan apakah motor terasa bergetar berlebihan ketika mulai berjalan. Tarikan yang tersendat atau suara aneh dari area CVT juga patut dicurigai.
3. Suspensi dan Kaki-kaki
Suspensi sering dianggap sepele karena kerusakannya tidak selalu terlihat jelas. Padahal, bagian ini berpengaruh langsung terhadap kenyamanan dan kestabilan motor.
Cek apakah ada rembesan oli pada shockbreaker depan maupun belakang. Tekan suspensi beberapa kali dan rasakan apakah gerakannya masih normal.
Bagian kaki-kaki seperti komstir, bearing roda, dan swingarm juga perlu diperiksa. Jangan sampai setelah deal baru terasa ada oblak atau bunyi aneh.