Banyak yang Kelewat, Ini Daftar Komponen Rawan pada Motor Bekas yang Wajib Dicek Sebelum Deal

Rabu 12-08-2026,21:25 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

4. Sistem Pengereman

Rem jelas tidak boleh kompromi. Periksa kondisi kampas rem, cakram, serta minyak rem untuk motor yang menggunakan sistem hidraulis.

Saat test ride, rasakan respons tuas rem. Kalau terasa terlalu dalam, bergetar, atau pengereman tidak pakem, sebaiknya cari tahu penyebabnya sebelum transaksi.

5. Kelistrikan dan Aki

Komponen kelistrikan motor bekas juga kerap luput dari perhatian. Coba satu per satu lampu utama, lampu rem, sein, klakson, starter elektrik, hingga panel instrumen.

Periksa juga kondisi aki. Starter yang terasa berat atau kelistrikan yang tidak stabil bisa menjadi tanda aki sudah lemah atau ada masalah lain pada sistem pengisian.

BACA JUGA:7 Motor Bekas Harga Rp5 Jutaan yang Paling Bandel dan Gampang Dirawat untuk Mahasiswa di Tahun 2026

6. Ban dan Pelek

Ban bukan cuma soal ketebalan alur. Cek juga usia ban, kondisi dinding ban, serta apakah terdapat retakan atau benjolan.

Untuk pelek, pastikan tidak ada bagian yang peyang atau retak. Kalau memungkinkan, lakukan test ride dan rasakan apakah motor cenderung menarik ke satu sisi.

7. Rangka dan Bekas Kecelakaan

Nah, ini salah satu bagian yang sering kelewat. Perhatikan rangka dan sambungan bodi untuk mencari tanda bekas benturan atau perbaikan.

Posisi bodi yang tidak simetris, celah panel berbeda, atau bagian rangka yang terlihat pernah dicat ulang bisa menjadi petunjuk bahwa motor pernah mengalami insiden.

Jadi, sebelum membeli motor bekas, jangan cuma terpaku pada harga dan tampilan bodinya, Bradsis. Luangkan waktu untuk mengecek mesin, transmisi, kaki-kaki, rem, kelistrikan, ban, sampai rangka.

Lebih baik sedikit repot saat melakukan pengecekan daripada harus mengeluarkan biaya besar setelah motor resmi menjadi milik sendiri.

Kategori :