Pengaturan tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar ketika sistem penggerak listrik ditempatkan pada rangka sepeda motor.
Ducati Sudah Punya Pengalaman MotoE
Pengembangan tersebut tidak sepenuhnya dimulai dari nol karena Ducati telah memiliki pengalaman melalui proyek V21L untuk ajang MotoE.
Motor balap listrik tersebut menjadi laboratorium bagi Ducati dalam mengembangkan baterai, motor listrik, sistem pendinginan, serta perangkat elektronik.
Pengalaman tersebut juga mencakup pengembangan sasis dan berbagai teknologi pendukung kendaraan listrik berperforma tinggi.
Pengetahuan dari proyek tersebut berpotensi digunakan untuk mengembangkan motor listrik Ducati yang ditujukan bagi penggunaan jalan raya.
BACA JUGA:Meriahkan Mozia MotoFest 2026, Motul Ajak Komunitas Kawasaki Coba Pelumas KPO 10W40
Salah satu kemungkinan yang muncul adalah penggunaan teknologi tersebut pada superbike listrik dengan karakter performa tinggi.
Namun, rancangan ini juga membuka peluang bagi Ducati untuk menghadirkan model listrik dengan konsep berbeda.
Motor bergaya Hypermotard listrik dapat menjadi salah satu kemungkinan karena membutuhkan konstruksi ringkas dan karakter berkendara yang menyenangkan.
Ducati juga berpotensi mengembangkan Scrambler listrik dengan performa cukup untuk penggunaan harian maupun perjalanan akhir pekan.
Model seperti itu dapat menjadi alternatif menarik jika Ducati ingin menghadirkan motor listrik yang lebih praktis.
Untuk saat ini, Ducati belum memastikan model produksi berdasarkan paten tersebut.