Roller Motor Matic Peyang Bisa Ganggu Kerja CVT, Ini Gejala yang Sering Muncul

Senin 31-08-2026,14:32 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

Biasanya gejala lebih gampang muncul ketika motor mulai bergerak atau saat akselerasi. Permukaan roller yang tidak rata membuat pergerakannya di dalam rumah roller menjadi kurang lancar.

Tapi ingat, Bradsis, getaran pada motor matic tidak otomatis berarti roller rusak.

Kampas ganda, mangkok kopling, pulley, V-belt, dan komponen CVT lainnya juga bisa menjadi sumber getaran. Jadi, sebaiknya lakukan pemeriksaan secara menyeluruh sebelum memutuskan mengganti komponen.

Ada Bunyi Aneh dari Area CVT

Roller yang sudah aus atau peyang juga bisa memunculkan suara tidak biasa dari area CVT.

Bunyinya bisa berupa suara kasar, gesekan, atau bunyi kretek-kretek yang muncul mengikuti putaran mesin. Apalagi kalau suara tersebut muncul bersamaan dengan tarikan yang mulai berat.

Permukaan roller yang sudah tidak rata dapat membuat gesekan di dalam rumah roller menjadi tidak normal.

Kalau suara makin sering terdengar, jangan tunggu sampai kerusakannya merembet. Lebih cepat diperiksa tentu lebih aman buat kondisi komponen CVT lainnya.

BACA JUGA:Ternyata Ganti Ukuran Roller Motor Matic Bisa Bikin Perjalanan Lebih Jauh Per Liter

Performa Motor Ikut Menurun

Masalah roller bukan cuma soal tarikan awal.

Ketika pergerakan roller sudah tidak optimal, perubahan rasio CVT juga bisa ikut terganggu. Akibatnya, mesin mungkin terdengar meraung, tetapi laju motor tidak bertambah sebanding.

Motor terasa seperti kehilangan napas, terutama ketika digunakan untuk berakselerasi atau melaju pada kecepatan tertentu.

Dalam kondisi tertentu, performa dan kecepatan maksimum motor juga bisa ikut menurun karena posisi V-belt tidak dapat berubah secara optimal.

BBM Lebih Boros

Efek lainnya yang mungkin muncul adalah konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Roller yang bermasalah dapat membuat mesin bekerja lebih keras untuk menghasilkan akselerasi yang sama. RPM pun bisa lebih tinggi dalam kondisi tertentu.

Meski begitu, jangan langsung menyimpulkan BBM boros karena roller.

Kondisi mesin, tekanan ban, gaya berkendara, V-belt, filter udara, hingga komponen CVT lainnya juga bisa memengaruhi konsumsi bahan bakar.

Kategori :