MOTOREXPERTZ.COM --Beberapa model seperti Honda Tiger 2000, MegaPro, dan GL Pro Neotech dikenal memiliki karakter mesin yang cukup bersahabat untuk touring dengan posisi berkendara yang relatif santai.
Meski begitu, usia kendaraan membuat kondisi unit menjadi faktor utama yang tidak boleh diabaikan, sebab motor yang terlihat menarik belum tentu siap diajak menempuh perjalanan ratusan kilometer.
Jika kamu sedang mempertimbangkan motor Honda jadul untuk touring, mudik, atau perjalanan antarkota, berikut lima model yang layak masuk daftar pertimbangan.
BACA JUGA:Seru! Ribuan Member Komunitas Honda Meriahkan Event Laki Code di Buper Ragunan
BACA JUGA:Wadahi Kreativitas Gen Z, Yamaha Gelar Fazzio Youth Festival 2026 di Bandung dan Bali
Honda Tiger 2000--
1. Honda Tiger 2000, Andalan untuk Touring
Honda Tiger 2000 menjadi salah satu motor lawas yang identik dengan perjalanan jarak jauh. Model ini mulai hadir pada era 1990-an dan penjualannya kemudian dihentikan oleh AHM pada 2013.
Kapasitas mesinnya yang lebih besar serta karakter torsi yang kuat membuat Tiger cukup nyaman digunakan melibas rute luar kota.
Jok berukuran besar dan konsep comfort seat pada produk lama Honda turut menunjang kenyamanan pengendara maupun pembonceng. Namun, bobot Tiger yang cukup berat bisa terasa melelahkan ketika motor sering digunakan di tengah kemacetan.
Selama mesin, rem, kaki-kaki, ban, dan kelistrikan masih prima, Tiger 2000 tetap menarik sebagai motor touring lawas.
BACA JUGA:Modifikasi MAXI Yamaha dari Gaya Proper sampai Sultan Mejeng di CustoMAXi 2026 Semarang
BACA JUGA:Jajal Ducati Panigale V4 S di Mandalika, Diva Ismayana Tuai Pujian dari Intruktur DRE
Honda Megapro--Wahana Honda
2. Honda MegaPro, Nyaman dengan Posisi Tegak
Honda MegaPro menjadi pilihan menarik bagi kamu yang lebih mementingkan ergonomi.
Generasi awalnya hadir sekitar 1999 sebagai penerus GL Pro Neotech dan menggunakan mesin 156,7 cc 4-tak OHC dengan transmisi lima percepatan.
Karakter setang yang relatif tegak dan posisi duduk yang santai membuat MegaPro cocok untuk perjalanan panjang dengan ritme berkendara tidak terburu-buru.
Dibanding mengejar performa tinggi, motor ini lebih menawarkan kesederhanaan serta kemudahan perawatan yang menjadi daya tarik tersendiri pada motor lawas.
BACA JUGA:Mandello del Lario Jadi Lautan Guzzisti, Moto Guzzi World Days 2026 Hadirkan Banyak Aktivitas Seru
3. GL Pro Neotech, Ringan dan Sederhana
Jika bobot kendaraan menjadi pertimbangan, Honda GL Pro Neotech patut dilirik. Motor yang diproduksi sekitar 1995-1999 ini menggunakan mesin 156,7 cc 4-tak OHC berpendingin udara, transmisi lima percepatan, rem cakram depan, serta suspensi belakang dual shock.
Karakter yang relatif ringan dan konstruksi sederhana membuat GL Pro Neotech menarik untuk perjalanan antarkota.
Namun, karena usianya sudah cukup tua, pemeriksaan mesin, sistem pengapian, rem, suspensi, dan kelistrikan menjadi hal wajib sebelum digunakan touring.
BACA JUGA:Seri Final MotoGP 2026 di Valencia Makin Meriah dengan MotoGP Fan Fest dan Beragam Hiburan
4. Honda GL Max, Pilihan Klasik yang Simpel
Honda GL Max mungkin tidak sepopuler Tiger ketika membahas motor touring lawas, tetapi model ini tetap menarik bagi pencinta motor klasik.
Konstruksi yang sederhana dan bobot yang relatif ringan menjadi keunggulannya, terutama bagi kamu yang menyukai motor yang mudah dirawat.
GL Max lebih cocok digunakan untuk perjalanan santai daripada mengejar kecepatan tinggi.
Sebelum membawanya menempuh rute jauh, pastikan kondisi rangka, mesin, transmisi, rem, pengapian, dan suspensi benar-benar layak.
BACA JUGA:IMOS 2026 Digelar 10 Hari di ICE BSD, Bakal Hadirkan Puluhan Merek Motor dan Teknologi Terbaru
5. Honda CB Lawas, Cocok untuk Penggemar Motor Klasik
Honda CB generasi lama menawarkan sensasi berkendara yang berbeda karena nilai klasiknya cukup kuat.
Motor ini bisa digunakan untuk perjalanan jauh apabila kondisinya benar-benar terawat, tetapi faktor usia membuat pemeriksaan menyeluruh menjadi sangat penting.
Beberapa komponen yang perlu mendapat perhatian antara lain kaki-kaki, rem, kelistrikan, ban, serta kondisi mesin.
Jika tujuan utama kamu adalah mencari motor touring praktis, CB lawas mungkin bukan pilihan paling rasional, tetapi model ini menarik bagi kamu yang ingin memadukan perjalanan dengan pengalaman mengendarai motor klasik.
Mana yang Paling Nyaman untuk Jarak Jauh?
Setiap motor memiliki karakter berbeda sehingga tingkat kenyamanannya tidak bisa hanya ditentukan berdasarkan kapasitas mesin. Gambaran sederhananya sebagai berikut:
Untuk motor berusia puluhan tahun, kondisi kendaraan jauh lebih penting dibanding sekadar memilih model yang terkenal. Ban, rem, suspensi, mesin, transmisi, dan kelistrikan harus dipastikan dalam kondisi baik sebelum perjalanan dimulai.
Dengan perawatan yang tepat, motor Honda jadul masih bisa menjadi teman perjalanan yang menyenangkan tanpa harus mengandalkan performa tinggi.