JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Mario Suryo Aji harus puas finis di posisi ke-22 pada balapan Moto2 San Marino 2026 di Misano World Circuit Marco Simoncelli.
Pembalap Idemitsu Honda Team Asia tersebut menjalani balapan yang cukup sulit sejak lap pertama hingga bendera finis dikibarkan.
Mario Suryo Aji Kehilangan Posisi pada Lap Pertama
Balapan Mario Suryo Aji dimulai dengan insiden yang melibatkan beberapa pembalap pada lap pertama.
Mario berhasil menghindari insiden tersebut dan tidak terlibat dalam kecelakaan yang terjadi di lintasan.
Namun, situasi tersebut membuat pembalap asal Indonesia itu kehilangan beberapa posisi pada awal balapan.
Setelah melewati lap pertama, Mario berusaha menjaga ritme dan mengatur jalannya balapan sebaik mungkin.
Ia mampu mempertahankan kecepatan secara konsisten, tetapi kesulitan untuk mengejar pembalap di depannya.
Front Grip Jadi Kendala Mario Suryo Aji
Salah satu masalah utama yang dirasakan Mario sepanjang balapan adalah cengkeraman bagian depan motor.
Kondisi tersebut membuat Mario kesulitan meningkatkan kecepatannya ketika berusaha menekan pembalap lain.
Mario menjelaskan bahwa masalah front grip terasa ketika dirinya mencoba mengikuti pembalap di depan.
Kondisi tersebut akhirnya membatasi peluangnya untuk mendapatkan kembali posisi yang hilang sejak awal balapan.
Mario pun harus menyelesaikan balapan Moto2 San Marino 2026 di posisi ke-22 tanpa tambahan poin.
Hasil tersebut belum sesuai dengan target yang diharapkan Idemitsu Honda Team Asia pada akhir pekan balap Misano.