Hiroshi Aoyama selaku perwakilan Idemitsu Honda Team Asia menilai Mario sebenarnya mampu menjaga ritme balapan dengan cukup konsisten.
Namun, masalah cengkeraman bagian depan membuat Mario tidak bisa tampil lebih agresif untuk memperbaiki posisinya.
Aoyama juga menilai hasil tersebut belum mencerminkan posisi yang seharusnya diraih kedua pembalap Idemitsu Honda Team Asia.
Mario sendiri memilih mengambil sisi positif dari akhir pekan di Misano sebelum menghadapi seri berikutnya.
Ia mengatakan tim perlu memahami bagian yang masih harus diperbaiki dan segera mempersiapkan diri menghadapi balapan berikutnya.
Moto2 Austria akan berlangsung hanya satu pekan setelah seri San Marino, sehingga waktu persiapan bagi tim sangat terbatas.
Mario berharap dapat membawa hasil evaluasi dari Misano menuju Red Bull Ring dan tampil lebih kuat pada balapan berikutnya.
Pembalap bernomor 64 itu juga bertekad memberikan seluruh kemampuannya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik di Austria.
Sementara itu, rekan setimnya, Taiyo Furusato, berhasil finis di posisi ke-17 setelah melakukan start dari posisi paling belakang.
Furusato mampu naik dari posisi ke-29 menuju posisi ke-20 pada lap pertama sebelum akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-17.
Hasil tersebut menunjukkan perjuangan tim sepanjang balapan, meski kedua pembalap belum berhasil membawa pulang poin dari Misano.