MOTOREXPERTZ.COM -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sedang menyiapkan aturan untuk memperketat penyaluran BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran.
Kebijakan tersebut menyasar Pertalite dan Biosolar, dengan pemerintah menyiapkan mekanisme agar masyarakat yang tergolong mampu tidak ikut menikmati BBM subsidi.
Bahlil juga mengingatkan adanya potensi peralihan konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi apabila penyalurannya tidak dikendalikan.
BACA JUGA:17 Tahun Berdiri, Asosiasi Honda Jakarta Jadi Rumah 55 Komunitas dengan 2.500 Anggota
BACA JUGA:Tips Knowledge: Apa Fungsi Kampas Ganda pada Motor Matic?
Pemerintah Siapkan Aturan Baru
Bahlil menyampaikan pemerintah masih memformulasikan aturan terkait pembatasan distribusi BBM subsidi.
Ia kembali mengimbau masyarakat yang tergolong mampu untuk menggunakan BBM nonsubsidi, sementara Pertalite dan Biosolar diarahkan kepada kelompok yang memang berhak menerima subsidi.
Rencana tersebut sebelumnya juga dikaitkan dengan pembatasan Pertalite bagi masyarakat yang masuk desil 9 dan 10.
Namun, pemerintah masih melakukan pembenahan data sebelum kebijakan tersebut diterapkan. Pada akhir Agustus 2026, Bahlil mengatakan pembatasan masih dikaji karena validitas data menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan penerima subsidi.
BACA JUGA:Adu Retro Modern, Honda Stylo 160 vs Yamaha Grand Filano, Mana yang Lebih Menarik nan Canggih?
BACA JUGA:Suzuki GSX-R1000R Stealth Edition Punya Tampilan Serba Hitam, Cuma Dibuat 10 Unit
Desil 9 dan 10 Masuk Perhatian
Dalam skema yang sedang dibahas pemerintah, masyarakat dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan melalui sistem desil. Kelompok desil 9 dan 10 berada pada tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok desil lainnya.
Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyebut pengendalian subsidi Pertalite dapat dilakukan secara bertahap, termasuk dengan tidak memperbolehkan masyarakat yang masuk desil 9 dan 10 membeli Pertalite dan mengarahkannya ke BBM nonsubsidi.
Pertalite Masih Berjalan Seperti Biasa
Meski aturan baru sedang disiapkan, pembatasan tersebut belum berarti langsung berlaku untuk masyarakat. Pada Agustus 2026, pemerintah menegaskan distribusi Pertalite masih berjalan seperti biasa selama pembahasan aturan belum menghasilkan keputusan final.
Pertamina Patra Niaga juga menyatakan siap mendukung apabila kebijakan pembatasan tersebut telah resmi ditetapkan pemerintah. Pelaksanaannya nantinya akan dikoordinasikan bersama pemerintah dan lembaga terkait.