Sebelum Transaksi Motor Seken, Jangan Lewatkan Pemeriksaan Bagian Ini

Sebelum Transaksi Motor Seken, Jangan Lewatkan Pemeriksaan Bagian Ini

Jual Beli Motor Bekas--Dealer Syukur Motor

MOTOREXPERTZ.COM -- Membeli motor bekas membutuhkan ketelitian agar kamu tidak mendapatkan kendaraan dengan riwayat tabrakan atau kondisi mesin yang bermasalah. 

Saat ini diler dan pedagang motor bekas cukup mudah ditemui, khususnya di wilayah Jabodetabek, dengan berbagai pilihan unit mulai dari kilometer rendah hingga tampilan yang masih terlihat mulus. 

Kondisi bodi yang kinclong dan suara mesin halus belum tentu menjamin motor dalam keadaan sehat karena beberapa masalah baru bisa diketahui setelah dilakukan pemeriksaan lebih detail. 

Karena itu, jangan langsung tertarik dengan tampilan atau harga sebelum mengecek kondisi mesin, rangka, kaki-kaki, hingga kelengkapan dokumennya.

BACA JUGA:Untuk Pertama Kalinya, Yamaha TMAX Ramaikan CustoMAXi Yamaha 2026 di Semarang

BACA JUGA:Cari Informasi Motor Honda Kini Makin Gampang, Tinggal Chat Asisten Virtual Wanda

Periksa Mesin dan Kondisi Fisik

Bagian mesin menjadi salah satu komponen utama yang perlu diperiksa sebelum membeli motor bekas. 

“Beli motor seken enggak bisa asal beli lalu bayar, lihat dan cek dulu kondisinya seperti apa,” ujar pedagang motor bekas.

Selain mesin, perhatikan kondisi bodi, baut, spion, serta kelengkapan komponen lainnya. 

Perhatikan juga apakah terdapat bagian yang sudah dimodifikasi atau bekas dibongkar karena bisa menjadi petunjuk mengenai riwayat perawatan maupun kondisi motor sebelumnya.

BACA JUGA:David Almansa Pimpin Practice Moto3 Austria 2026, Veda Pratama Harus Tampil di Q1

BACA JUGA:Rem Depan Bermasalah, Alex Marquez Ungkap Penyebab Kecelakaan di Practice MotoGP Austria 2026

Cek Kemudi, Rangka dan Sok Depan

Test ride juga penting dilakukan sebelum transaksi. Coba kendarai motor dengan kecepatan konstan sekitar 40 km/jam, kemudian lakukan pengereman sedikit mendadak untuk merasakan respons kemudi. 

Jika motor terasa sulit dikendalikan atau arahnya tidak stabil, kondisi tersebut bisa mengindikasikan adanya masalah pada bagian kemudi atau komponen yang sudah oblak.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya