MotoGP Pertimbangkan Kualifikasi Khusus Sprint Race Mulai Musim 2027

Senin 21-09-2026,08:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Sabtu kemudian diisi FP2 selama 30 menit, Q1 selama 15 menit, Q2 selama 15 menit, serta Sprint Race.

Dua pembalap teratas dari Q1 berhak melanjutkan persaingan di Q2 bersama 10 pembalap yang sudah lolos langsung.

Q2 kemudian menentukan posisi 12 besar pada grid berdasarkan hasil kualifikasi.

Minggu diawali Warm-up selama 10 menit sebelum pembalap menjalani Grand Prix dengan jarak penuh.

Penambahan Sprint Qualifying berpotensi membuat agenda akhir pekan semakin padat bagi para pembalap.

Mereka sudah menjalani berbagai kegiatan lintasan, agenda sponsor, serta kewajiban media selama satu akhir pekan.

BACA JUGA:Tampil Menggila, Izan Guevara Juarai Moto2 Austria 2026

Sprint Qualifying Masih Menunggu Pengesahan

Meski sudah dibahas, format Sprint Qualifying belum dapat dipastikan masuk ke regulasi MotoGP 2027.

Usulan tersebut masih membutuhkan proses pengesahan resmi melalui Grand Prix Commission sebelum dapat diterapkan.

Karena itu, perubahan format tersebut masih berpeluang mengalami penyesuaian atau bahkan tidak diberlakukan.

MotoGP sebelumnya juga pernah dikabarkan mempertimbangkan aturan satu motor mulai musim berikutnya.

Namun, rencana tersebut akhirnya tidak dilanjutkan dan batal masuk ke regulasi.

Keterlibatan pembalap dalam pembahasan Sprint Qualifying juga belum diketahui secara jelas.

Situasi tersebut mengingatkan pada 2022 ketika pembalap mengetahui persetujuan Sprint Race melalui pemberitaan media.

Jika disetujui, Sprint Qualifying akan menjadi perubahan tambahan dalam format akhir pekan MotoGP mulai musim 2027.

Kategori :