MOTOREXPERTZ.COM --- Istilah bore up mungkin sudah tidak asing bagi kalian yang sering mengikuti dunia modifikasi motor.
Modifikasi ini biasanya dilakukan oleh pemilik motor yang merasa performa mesin standar masih kurang dan ingin mendapatkan tenaga lebih besar.
Namun, bore up bukan sekadar mengganti piston dengan ukuran lebih besar. Ada perubahan pada bagian dalam mesin yang membuat kapasitas silinder meningkat. Karena itu, pengerjaannya membutuhkan perhitungan yang tepat agar performa meningkat tanpa mengorbankan keandalan mesin.
Lantas, apa sebenarnya bore up, bagaimana cara kerjanya, dan apa perannya terhadap performa motor?
BACA JUGA:Kasih Paham! 7 Komponen Motor ini Wajib Diganti Secara Berkala, Kalau Ogah Dibuat Susah
BACA JUGA:Apa Fungsi Koil Pengapian pada Motor? Komponen Kecil yang Sangat Menentukan Performa Mesin
Apa Itu Bore Up?
Secara sederhana, bore up adalah proses memperbesar diameter silinder agar bisa menggunakan piston dengan diameter yang lebih besar. Bore sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut diameter silinder atau diameter piston.
Ketika diameter piston diperbesar sementara langkah piston atau stroke tetap, volume ruang yang disapu piston ikut bertambah. Hasil akhirnya adalah kapasitas mesin atau cc meningkat.
Misalnya, sebuah mesin mempunyai bore dan stroke tertentu yang menghasilkan kapasitas 150 cc. Setelah diameter bore diperbesar dengan piston yang sesuai, kapasitasnya bisa meningkat menjadi lebih besar. Besarnya perubahan cc bergantung pada ukuran bore dan stroke mesin.
BACA JUGA:Filter Udara Motor: Komponen Kecil yang Diam-Diam Bisa Merusak Performa Mesin
BACA JUGA:Fakta Injektor Motor Terungkap: Komponen Presisi yang Menentukan Tenaga dan Efisiensi Mesin
Apa Fungsi Bore Up?
Fungsi utama bore up adalah meningkatkan kapasitas mesin. Dengan kapasitas silinder yang lebih besar, mesin mempunyai potensi memasukkan dan membakar campuran udara serta bahan bakar dalam jumlah lebih banyak.
Jika sistem bahan bakar, pengapian, kompresi, dan komponen pendukung lainnya disesuaikan dengan benar, peningkatan kapasitas tersebut dapat membantu menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar.