JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- MotoGP 2026 diprediksi bakal jadi musim yang penuh cerita. Bukan hanya karena kembalinya Marc Marquez ke paddock usai cedera, tetapi juga hadirnya Toprak Razgatlioglu.
Menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2027, persaingan MotoGP semakin memanas.
Banyak pembalap akan memasuki tahun terakhir kontrak mereka, membuat musim 2026 terasa seperti ajang pembuktian sekaligus pertaruhan masa depan.
Di tengah situasi itu, Toprak datang membawa ekspektasi besar. Juara dunia World Superbike tiga kali ini akan menjalani debut MotoGP bersama Pramac Yamaha, berduet dengan Jack Miller. Keduanya akan menunggangi Yamaha V4.
BACA JUGA:Harga BBM Pertamina Kompak Turun Per 1 Januari 2026, Ini Rinciannya!
Meski belum sekalipun balapan di MotoGP, Toprak sudah jadi magnet perhatian. Prestasinya di WorldSBK bersama dua pabrikan berbeda, Yamaha dan BMW, membuat banyak pihak percaya ia bukan sekadar pendatang baru biasa.
Gaya balapnya yang agresif, penuh kontrol, ditambah karisma kuat di lintasan, membuat namanya cepat disandingkan dengan para bintang besar.
Bahkan, pengamat kawakan sekelas Alberto Vergani, orang di balik layar suksesnya Casey Stoner, Marco Melandri, hingga Danilo Petrucci, gak ragu kasih label tinggi buat Toprak.
Vergani menyebut Toprak sebagai "Stoner 2.0".
Dalam wawancara dengan GPOne, Vergani menilai Toprak memiliki mental juara yang jarang dimiliki pembalap lain.
Ia bukan hanya cepat, tetapi tahu kapan harus berhenti mengeluh dan mulai mencari solusi di atas motor.
"Dia sadar apa yang harus dia hadapi, kesulitan yang akan dia hadapi dan bagaimana cara mengatasinya, dengan mempertimbangkan kemampuan membalapnya," kata Alberto Vergani.
"Seperti yang juga dikatakan Marco Melandri, Toprak memiliki bakat yang luar biasa, yang diberikan oleh alam. Saya ingin mengatakan satu hal yang menghubungkan Toprak dengan pembalap lain," lanjutnya.
BACA JUGA:Jutaan Pelanggar Tak Berkutik, Sistem ETLE Jadi 'Mata' Korlantas Polri 24 Jam Sepanjang 2025