Dampak Perang Iran vs Amerika-Israel, MotoGP Qatar 2026 Terancam Batal
MotoGP Qatar 2026 terancam batal digelar karena adanya konflik Iran vs Amerika-Israel.--Crash
MOTOREXPERTZ.COM --- MotoGP Qatar 2026 terancam batal digelar karena adanya perang antara Iran vs Amerika-Israel yang masih terus berlangsung.
Konflik yang melibatkan ketiga negara tersebut memberikan pengaruh di berbagai kondisi, termasuk dalam dunia olahraga.
Sebelumnya, tersiar kabar yang menyebutkan jika ajang balapan lain, yakni World Endurance Championship (WEC) 2026 yang rencananya digelar pada 28 Maret 2026 di Sirkuit Lusail, Qatar juga ditunda karena eskalasi konflik di Negara Timur Tengah tersebut yang hingga saat ini masih terjadi.
Terancamnya batal digelar MotoGP Qatar 2026 lantaran terjadinya gangguan perjalanan udara di kawasan tersebut. Saling menyerang yang dilakukan oleh kombinasi Amerika Serikat dan Israel ke Iran dan juga sebaliknya menyebabkan gangguan untuk perjalanan internasional hingga membuat ruang udara menjadi tertutup.
BACA JUGA:Menang MotoGP Thailand 2026, Marco Bezzecchi Jadi Ancaman Serius Marc Marquez
BACA JUGA:Bukan Pedro Acosta, Dani Pedrosa Bocorkan Siapa Pembalap Tim Ducati di MotoGP 2027
Carmelo Ezpeleta selaku CEO MotoGP mengaku jika adanya potensi untuk pertama kalinya tidak dapat menggelar ajang balapan yang sesuai dengan direncanakan dalam kalender MotoGP.
"Apakah mungkin kembali digelar pada tanggal lain? Tenang saja. Kami selalu miliki rencana B," jelas Carmelo Ezpeleta dilansir dari Crash.
"Kami masih harus menunggu. Saya belum bisa bilang sekarang kalau kami pasti tidak akan pergi."
"Kami sudah membahas ini dengan pihak Qatar sejak Minggu dan kami akan mengambil keputusan. Kemungkinannya memang kecil kami bakal pergi ke Qatar pada 12 April, tetapi saya juga tidak bisa bilang kalau kami tidak akan pergi," sambungnya.
BACA JUGA:Waduh! Marc Marquez Pernah Jadi Kelinci Percobaan Gresini di 2024?
Kendati demikian, Carmelo Ezpeleta juga menegaskan jika MotoGP tidak berencana untuk memindahkan balapan tersebut ke negara lain andai Qatar batal menjadi tuan rumah.
"Pindah ke tempat lain? Jelas tidak. Apakah balapan itu bisa dimasukkan kembali ke kalender? Kami sangat berpengalaman menyusun jadwal."
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
