Diggia Kecewa Berat di MotoGP Thailand 2026: 'Motor Bermasalah, Padahal Bisa Podium!'
Fabio Di Giannantonio jadi satu-satunya penunggang Ducati tercepat di MotoGP Thailand 2026--Gold and Goose
JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Fabio Di Giannantonio (Diggia) berhasil keluar sebagai pembalap Ducati dengan finis terbaik di MotoGP Thailand 2026, Minggu (1/3).
Meski sukses mengamankan posisi keenam, pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team ini menyimpan kekecewaan mendalam akibat kendala teknis misterius yang menimpanya.
Tampil menjanjikan sejak sesi kualifikasi dengan mengamankan baris kedua, Diggia diprediksi bakal menjadi ancaman serius bagi barisan depan.
Namun, nasib sial dialami pembalap berkebangsaan Italia itu. Setelah sempat melebar akibat insiden dengan Alex Marquez di Sprint Race, tantangan lebih berat muncul pada balapan utama hari Minggu.
BACA JUGA:Gagal Finis di MotoGP Jerman 2025, Diggia Klaim Performanya Sudah Setara Marc Marquez
Masalah Misterius di Lap Keenam
Memulai balapan dengan cukup solid di posisi keenam, Diggia mendadak kehilangan ritme sejak lap keenam. Ia mengisyaratkan adanya masalah teknis yang membuat motor Ducati Desmosedici miliknya sulit dikendalikan.
"Motor jadi susah sekali dikendarai. Saya tidak bisa menekan limit seperti yang saya inginkan," ungkap Diggia.
Meski tidak merinci secara detail, Diggia menepis masalah pada ban. Ia justru memberi sinyal adanya gangguan yang menyebabkan mesin mengalami overheat. Kondisi ini membuatnya sempat melorot ke posisi ketujuh setelah disalip Joan Mir.
Beruntung, jatuhnya Marc Marquez memberikan sedikit napas lega bagi Diggia untuk kembali ke posisi lima besar. Namun, performa apik Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) di dua lap terakhir memaksa Diggia harus puas finis di urutan keenam.

Fabio Di Giannantonio (Diggia)--Gold and Goose
BACA JUGA:Diggia Tanggapi Kecelakaan Jorge Martin di MotoGP Qatar 2025: 'Saya Merinding'
Ya, meskipun gagal naik podium, Diggia tetap melihat sisi positif dari akhir pekan di Sirkuit Chang. Menurutnya, secara kecepatan murni, ia merasa mampu bersaing memperebutkan podium ketiga.
"Kalau melihat kami bisa finis keenam dengan masalah sebesar itu, kami harus optimis. Kecepatan kami sebenarnya cukup untuk bertarung di posisi ketiga," tambahnya.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
