Pertama, keterbatasan material, khususnya pengadaan chip dan perangkat elektronik yang masih terus dikejar untuk memenuhi kebutuhan nasional.
Kedua, penghabisan stok BPKB fisik lama yang secara administratif tetap harus diselesaikan karena berkaitan dengan target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Lalu, apa saja keunggulan e-BPKB dibanding BPKB konvensional?
e-BPKB bukan sekadar kartu pengganti buku. Di dalamnya tertanam chip RFID yang menyimpan seluruh identitas kendaraan secara digital.
BACA JUGA:Si Gahar Tak Kenal Ampun, BMW F700 GS 2026 Siap Jadi Raja Adventure
Keamanannya pun jauh lebih tinggi karena data terenkripsi dan hanya bisa diakses melalui sistem resmi, sehingga risiko pemalsuan dapat ditekan.
Dari sisi layanan, proses administrasi juga jadi jauh lebih cepat. Urusan mutasi kendaraan yang sebelumnya bisa memakan waktu berhari-hari, kini diklaim dapat diselesaikan hanya dalam satu hari kerja.
Pemilik kendaraan juga bisa memantau data kendaraannya melalui aplikasi eBPKB Mobile, membuat proses administrasi lebih transparan dan mudah dipantau.
Selain itu, e-BPKB hadir dengan desain yang ringkas dan modern. Tak perlu lagi menyimpan buku tebal di rumah, cukup satu kartu dengan akses digital, semua data kendaraan sudah aman di genggaman.