BACA JUGA:MotoGP 2026: Aprilia Pamer Livery Baru RS-GP26, Ada Logo Singa Mengaum
Secara wilayah, pertumbuhan permintaan di luar Pulau Jawa menjadi penopang utama.
Kinerja komoditas di daerah luar Jawa yang positif mampu menyeimbangkan penurunan penjualan di Pulau Jawa, yang tahun lalu terdampak perlambatan industri hingga berujung pada pengurangan tenaga kerja di beberapa sektor.
Untuk menjaga pasar tetap bergairah, para pelaku industri juga aktif menghadirkan produk-produk terbaru.
AISI pun kembali menggelar pameran tahunan Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025 di ICE BSD pada 24–28 September 2025. Hasilnya cukup menggembirakan, dengan peningkatan jumlah pengunjung dan transaksi.
BACA JUGA:Skutik Retro Modern TVS Callisto 125 Dapat Dua Warna Baru, Segini Harganya
Pameran ini tercatat berhasil menyedot 103.789 pengunjung, membukukan penjualan lebih dari 1.500 unit sepeda motor, serta mencatatkan nilai transaksi sekitar Rp 70 miliar.
Tak hanya pasar domestik, kinerja ekspor industri sepeda motor nasional juga menunjukkan tren positif.
Sepanjang 2025, anggota AISI berhasil mengekspor 544.133 unit sepeda motor dalam kondisi utuh (CBU), 8.139.894 set dalam kondisi terurai (CKD), serta 138.455.487 pcs komponen sepeda motor ke berbagai negara.
Capaian ini menegaskan daya saing industri sepeda motor Indonesia yang tetap solid, baik di pasar dalam negeri maupun kancah global.