Penjualan Motor RI Tembus 6,4 Juta Unit di 2025, Ini Segmen Terlaris!

Jumat 16-01-2026,20:17 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Industri sepeda motor Indonesia berhasil menutup tahun 2025 dengan catatan positif.

Meski situasi ekonomi sempat diwarnai penurunan daya beli, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat total penjualan domestik mencapai 6.412.769 unit.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan tipis sebesar 1,3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menyebutkan bahwa motor masih menjadi pilihan utama karena dianggap sebagai alat transportasi paling efisien untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

”Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik di angka 535.000 unit. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif dipakai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun untuk leisure dan gaya hidup masyarakat kita," kata Sigit.

BACA JUGA: Perkuat Jejaring Industri Otomotif, Dyandra Promosindo Gelar IIMS Golf Tournament 2026

"Kami berharap pertumbuhan ini akan berlanjut tahun ini sehingga industri sepeda motor dapat terus berkontribusi menggerakkan ekonomi tahun ini,” lanjutnya.

Mengacu data AISI, segmen skutik masih menjadi primadona pasar dengan kontribusi mencapai 91,7% dari total penjualan.

Sementara itu, motor underbone menyumbang 4,46%, tipe sport 3,51%, dan sepeda motor listrik masih berkontribusi di bawah 1%.

Selain itu, peran industri pembiayaan juga dinilai krusial dalam menjaga stabilitas pasar.

BACA JUGA:Jack Miller Pasang Target Tinggi di MotoGP 2026: 'Saya Ingin Jadi Pembalap Yamaha Terbaik'

Dengan kondisi pendanaan yang relatif sehat, konsumen mendapatkan kemudahan dalam membeli sepeda motor.

Tak heran jika sekitar 65% transaksi dilakukan melalui skema kredit, menjadikan industri pembiayaan sebagai sistem pendukung penting bagi pertumbuhan pasar.

Menurut Sigit, penurunan daya beli terutama dirasakan oleh masyarakat kelas menengah.

Namun, sepeda motor tetap dipilih sebagai sarana untuk menunjang kegiatan ekonomi produktif, sehingga pasar masih mampu tumbuh meski tidak signifikan.

Kategori :