AISI Proyeksikan Penjualan Sepeda Motor Tumbuh Stabil di 2026

Jumat 16-01-2026,21:05 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Meski dihadapkan pada sejumlah tantangan baru, pasar sepeda motor nasional tetap dipandang punya prospek positif sepanjang 2026.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memproyeksikan penjualan roda dua tahun ini masih akan bergerak stabil, berkaca pada capaian tahun lalu yang menembus 6.412.769 unit.

AISI memproyeksikan pasar sepeda motor domestik berada di rentang 6,4 juta hingga 6,7 juta unit pada 2026.

Namun, langkah menuju angka tersebut tidak sepenuhnya mulus. Di awal tahun, industri dihadapkan pada kebijakan opsen atau pajak tambahan yang mulai diterapkan oleh sejumlah pemerintah daerah.

BACA JUGA:Penjualan Motor RI Tembus 6,4 Juta Unit di 2025, Ini Segmen Terlaris!

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, berharap kebijakan tersebut tidak berdampak langsung pada melemahnya daya beli konsumen.

”Kami memahami kebutuhan kenaikan pendapatan setiap pemerintah daerah. Kalaupun ada kenaikan opsen, kami berharap dapat diberikan juga insentif dengan tidak menaikkan pajak kendaraan sehingga dampaknya tidak berpengaruh ke permintaan konsumen,” ujar Sigit.

Di luar isu pajak, AISI mencatat ada tiga faktor utama lain yang akan memengaruhi kinerja penjualan motor tahun ini.

Salah satunya adalah kondisi geopolitik global yang berpotensi memberikan efek berantai terhadap perekonomian nasional dan pasar otomotif.

BACA JUGA: Perkuat Jejaring Industri Otomotif, Dyandra Promosindo Gelar IIMS Golf Tournament 2026

Faktor berikutnya adalah pertumbuhan ekonomi, pergerakan harga komoditas, serta kondisi cuaca yang turut menentukan stabil atau tidaknya daya beli masyarakat.

Sementara itu, dukungan lembaga pembiayaan yang kuat juga dinilai krusial untuk mendorong realisasi penjualan sepeda motor di dalam negeri.

”Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit,” lanjut Sigit.

Berkaca pada capaian tahun lalu yang menembus penjualan 6.412.769 unit, Sigit bilang bahwa angka ini tumbuh kisaran 1,3% dibandingkan dengan periode Januari-Desember tahun 2024.

BACA JUGA:Jack Miller Pasang Target Tinggi di MotoGP 2026: 'Saya Ingin Jadi Pembalap Yamaha Terbaik'

Kategori :