Pelek Penyok Sampai Ban Pecah, Marc Marquez Alami Nasib Apes di MotoGP Thailand 2026
Marc Marquez alami nasih apes di seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand, pelek penyok sampai ban pecah--Gold and Goose
JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Mimpi indah Marc Marquez untuk naik podium di Seri Perdana MotoGP 2026 yang berlangsung di Thailand, Minggu (1/3) berakhir tragis.
Bukannya merayakan kemenangan, juara MotoGP 2025 ini justru terpaksa menyudahi balapan lebih awal gegara masalah teknis.
Detik-detik menegangkan terjadi saat balapan menyisakan lima lap. Marquez, yang tengah memacu Ducati GP26 miliknya demi mengejar Raul Fernandez di posisi ketiga, tiba-tiba harus melambat drastis di Tikungan 4.
Beruntung, ia tidak jatuh meski ban belakangnya tiba-tiba bocor bahkan sebagian terlepas dari pelek.
BACA JUGA:Aprilia Menggila di MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Juara, Marc Marquez Gigit Jari
Untuk itu, Michelin selaku pemasok ban resmi MotoGP langsung melakukan investigasi awal. Piero Taramasso, Kepala Tim MotoGP Michelin, menegaskan bahwa tidak ada cacat produksi pada ban yang digunakan Marquez.
Diduga masalah utama justru terletak pada kombinasi trotoar (kerb) sirkuit yang terlalu agresif dan suhu lintasan Buriram yang ekstrem.
"Marc bilang dia melebar di Tikungan 4 dan menabrak trotoar. Dampaknya, pelek roda bengkok, udara keluar, dan ban terlepas," kata Taramasso kepada Canal+.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa masalah pelek bengkok sudah jamak terjadi sepanjang akhir pekan di Thailand. Suhu panas membuat material roda menjadi lebih lunak, sementara trotoar sirkuit sangat keras.
BACA JUGA:Bold Riders dan Gresini Racing Lanjutkan Kolaborasi Strategis di MotoGP 2026
"Kami mengalami masalah ini sepanjang akhir pekan, banyak roda yang bengkok saat dibawa kembali ke dalam tenda pit kami karena cuacanya sangat panas," jelasnya.
“Materialnya sangat lunak dan trotoarnya sangat agresif. Misalnya, hilangnya tekanan udara di bagian depan yang dialami Jorge Martín kemarin adalah hal yang sama: dia menabrak trotoar, roda depan bengkok dan udara keluar. Jorge mengalami kebocoran perlahan dan Marc kehilangan udara sekaligus,” lanjut Taramasso.
Kejadian Langka dalam Karier Tardozzi
Kejadian ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Ducati. Kegagalan pelek hingga pecah adalah fenomena langka yang bahkan membuat manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, terheran-heran.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-

