Naik Motor Berasa Naik Kuda Pas Lewat Jalan Gak Rata? Ini Dia Biang Masalahnya!

Selasa 27-01-2026,22:41 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Pernah nggak sih ngerasa motor tiba-tiba nggak enak pas lewat jalanan rusak? Rasanya kayak naik kuda atau malah keras banget pas kena lubang?

Kalau sudah begini jangan langsung nyalahin ban, bisa jadi biang masalahnya ada di oli shock depan, Bradsis!

Banyak dari kita yang sering cuek sama komponen satu ini. Padahal, suspensi depan itu punya peran penting dalam menjaga kenyamanan, kestabilan, dan keselamatan saat berkendara.

Kalau olinya bermasalah, berkendara nggak cuma jadi nggak nyaman, tapi juga bahaya.

BACA JUGA:Bawa Merah Putih ke Panggung Balap Global, Niti Racing Debut di Bagger World Cup 2026

Asal Bradsis tahu, oli shock itu fungsinya bukan sekadar pelumas biasa, tapi sebagai media damping (redam) yang mengatur naik-turun suspensi.

Saat shock bekerja, oli mengalir melalui celah-celah kecil untuk menahan dan mengontrol gerakan suspensi.

Nah, kalau kualitas olinya sudah busuk atau volumenya berkurang, ya jangan harap suspensi bisa kerja maksimal.

BACA JUGA:Luar Biasa! Sebanyak 3,9 Juta Motor Honda Terservis di AHASS Jakarta–Tangerang Sepanjang 2025

Kapan Waktu yang Tepat Buat Ganti Oli Shock Depan?

Kebanyakan orang baru sadar harus ganti oli shock pas sudah ada bocor di bagian seal.

Padahal, idealnya rutin ganti setiap 15.000 sampai 20.000 km, atau sekitar 1-2 tahun sekali.

Tapi, kalau motor kamu tiap hari kerja keras bagaikan kuda, misal sering bawa beban berat atau hobi hajar jalanan yang hancur parah, jadwal gantinya harus lebih dipercepat ya, Bradsis!

Ingat, ganti oli itu jauh lebih murah daripada harus ganti as shock yang baret gara-gara gesekan kering.

BACA JUGA:Debut Ducati MX Team Indonesia di Thailand: Diva Ismayana Cedera, Hilman Maksum Tunjukkan Mental Baja

Tanda-tanda Oli Shock Depan Minta Ganti

1. Guncangan Terasa Keras

Kategori :