Motor Matic Sering Ngeden di Tanjakan? Bisa Jadi CVT Minta Jajan

Motor Matic Sering Ngeden di Tanjakan? Bisa Jadi CVT Minta Jajan

Ilustrasi servis CVT motor matic--Wahana Honda

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Bagi pengguna motor matic, kenyamanan berkendara sangat bergantung pada kesehatan Continuously Variable Transmission alias CVT.

Sebagai jantung penggerak, CVT terdiri dari beberapa komponen penting seperti drive belt, drive pulley, driven pulley, hingga outer comp clutch.

Jika salah satu komponen ini bermasalah, performa motor dipastikan bakal loyo atau bahkan mogok total.

Menjaga performa motor matic sebenarnya sederhana, asalkan pemilik peka terhadap jadwal perawatan berkala.

BACA JUGA:Touring Saat Cuaca Ekstrem, Layak Dilanjutkan? Jangan Cuma Modal Nekat!

Setidaknya, ada tiga komponen utama yang wajib kamu cek secara rutin agar tarikan motor tetap enteng dan bertenaga, diantaranya:

1. Drive Belt

Layaknya rantai pada motor manual, komponen ini bertugas menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang.

Idealnya, pengecekan dilakukan setiap 8.000 km. Namun, jangan hanya terpaku pada angka; perhatikan tanda visual seperti munculnya retakan atau kondisi sabuk yang mulai mulur.

Kalau ada suara berdecit atau akselerasi terasa berat bisa jadi indikasi bahwa drive belt sudah minta diganti.

BACA JUGA:Aki Baru Tapi Motor Tetap Susah Nyala? Ternyata Ini 7 Biang Keroknya yang Sering Diabaikan!

2. Roller Weight

Komponen kecil ini bekerja menggunakan gaya sentrifugal untuk mengatur pergerakan CVT.

Jika bentuk roller sudah tidak bulat sempurna atau penyok, motor akan mengeluarkan suara berisik di bagian depan CVT.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya