MOTOREXPERTZ.COM --- Banyak pemilik motor baru langsung kepikiran satu hal, gas touring jauh sekalian mumpung motor masih baru.
Rasanya sayang kalau motor baru cuma dipakai keliling komplek. Tapi pertanyaannya, sebenarnya boleh nggak sih motor baru langsung dipakai perjalanan jauh?
Jawabannya: boleh, tapi ada syaratnya. Motor keluaran pabrikan seperti Honda, Yamaha, Suzuki, sampai Kawasaki pada dasarnya sudah melalui proses quality control ketat sebelum sampai ke tangan konsumen.
Artinya, secara teknis motor sudah siap digunakan, termasuk untuk perjalanan jauh. Namun ada satu fase penting yang sering diabaikan, masa inreyen.
BACA JUGA:Sering Diabaikan! Ini Alasan Krusial Kenapa Rem Motor Wajib Dicek Sebelum Touring Jauh
BACA JUGA:Satu Motor Buat Semua! Ini 5 Rekomendasi Motor 2026 Paling Pas Buat Kerja dan Touring
Kenapa Masa Inreyen Penting?
Inreyen adalah masa penyesuaian awal komponen mesin seperti piston, ring piston, dan dinding silinder. Di fase ini, permukaan komponen masih dalam proses "menyesuaikan diri" agar presisi dan ausnya merata.
Kalau langsung dipakai ngebut jarak jauh dengan rpm tinggi terus-menerus, risiko keausan tidak merata bisa terjadi. Dampaknya mungkin tidak terasa sekarang, tapi bisa memengaruhi performa mesin dalam jangka panjang.
Jadi, Boleh Touring atau Tidak?
Boleh saja touring jauh saat motor baru, asal perhatikan hal berikut:
Jangan geber rpm tinggi terus-menerus
Hindari menahan putaran mesin di rpm tinggi dalam waktu lama. Variasikan kecepatan agar komponen mesin beradaptasi dengan baik.
BACA JUGA:Masalah yang Sering Muncul dan Dilupakan Saat Touring Motor
Jangan langsung top speed
Tahan ego untuk tes kecepatan maksimal. Fokus pada kestabilan dan kenyamanan mesin dulu.