Bensin Terancam Habis dalam 20 hari ke Depan, SPBU di Aceh Diserbu Masyarakat

Sabtu 07-03-2026,07:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM --- Khawatir tidak memiliki stok bensin yang cukup, masyarakat di Aceh beramai-ramai datangi SPBU Pertamina untuk menyimpan stok bensin.

Seperti yang telah diketahui, belum lama ini Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan jika stok minyak di Indonesia hanya cukup untuk bertahan selama 20 hari ke depan.

Situasi ini memberikan banyak dampak yang dikhawatirkan, salah satunya adalah terbatasnya stok bensin di sejumlah SPBU tertentu.

Hal itu jugalah yang membuat masyarakat di Aceh Tengah mendatangi SPBU Pertamina di Jalan Lintang untuk membeli dan menyimpan cadangan bensin dengan membawa jerigen. Hal ini dapat dilihat dari video yang diunggah ke akun Instagram @akuangcenderal.

BACA JUGA:Dampak Perang Iran vs Amerika, Selat Hormuz Ditutup, Cadangan Minyak Indonesia Hanya untuk 20 Hari

BACA JUGA:Tenaga Mesin Motor Jadi Loyo Gara-Gara Bensin? Ini Fakta yang Jarang Dibahas!

 
        View this post on Instagram  
 
                  A post shared by Akuang (@akuangcenderal)

Situasi panic buying ini pun mendapat respons dari Misbah Bukhoro selaku Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga yang meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bensin secara berlebihan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan. Stok BBM dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur. Tidak perlu panik karena pasokan terus dipantau secara ketat," tegas Misbah dilansir dari Kompas. 

BACA JUGA:Stok Bensin Masih Belum Terisi, Shell Indonesia Akui Masih Terus Berkomunikasi dengan Pemerintah

BACA JUGA:Diisukan Bakal Tutup Karena Bensin Tak Kunjung Terisi, Ini Jawaban Shell Indonesia

Meskipun Pertamina telah menjamin keamanan stok, antrean di sejumlah titik di Banda Aceh kabarnya terpantau masih panjang hingga masuk dalam pengawasan dari pihak keamanan setempat untuk memastikan kondisi lalu lintas tetap lancar.

Sekedar informasi tambahan, Menteri Bahlil Lahadalia juga kini dilaporkan sudah berencana untuk menambah kapasitas stok Bahan Bakar Minyak (BBM), dari yang semula hanya 20 hari, menjadi 90 hari yang berarti cukup untuk tiga bulan ke depan.

Pernyataan ini jelas menjadi kontradiktif karena masyarakat banyak yang membandingkan dengan Negara Jepang yang masih bisa mempunyai stok hingga 254 hari ke depan.

Terbatasnya stok bensin dan bahan minyak dimiliki tak lepas dari ditutupnya Selat Hormuz yang menjadi jalur utama untuk pengiriman minyak mentah di kawasan yang berdekatan dengan Iran yang saat ini sedang berperang melawan Amerika dan Israel.

Tags : #motor #minyak #bensin #bbm #bahlil lahadalia
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini