Motor Matic Semakin Jadi Raja Jalanan, Molis Mulai Bersaing, Apakah Motor Manual Akan Punah?

Senin 06-04-2026,06:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM --- Dalam beberapa tahun terakhir, pemandangan jalanan di Indonesia berubah cukup drastis. Motor matic kini mendominasi hampir di setiap sudut jalan, dari gang kecil hingga jalan raya utama.

Praktis, nyaman, dan mudah digunakan—itulah alasan utama kenapa motor matic semakin jadi "raja jalanan". Tapi di sisi lain, motor listrik atau yang sering disebut molis mulai ikut meramaikan persaingan. Lalu, dengan dua tren ini, apakah motor manual akan benar-benar punah?

Faktanya, motor matic memang unggul dari sisi kepraktisan. Tanpa perlu oper gigi dan tarik kopling, pengendara bisa fokus sepenuhnya ke jalan.

Di kondisi macet seperti kota-kota besar, ini jadi keunggulan yang sangat terasa. Tidak heran jika banyak pengguna baru, bahkan yang sebelumnya pakai motor manual, beralih ke matic karena lebih simpel.

BACA JUGA:Motor Listrik Makin Menjamur, Apakah Era Motor Matic di Indonesia Akan Berakhir?

BACA JUGA:Jangan Sampai Salah! Oli Gardan Motor Matic Dipakai Oli Mesin, Aman atau Justru Bikin Hancur?

Selain itu, fitur motor matic sekarang juga semakin lengkap. Mulai dari sistem keyless, ABS, traction control, hingga panel digital modern. Semua ini membuat motor matic tidak hanya praktis, tapi juga terasa premium. Dengan harga yang relatif kompetitif, matic jadi pilihan paling masuk akal untuk kebutuhan harian.

Di sisi lain, motor listrik mulai menunjukkan perkembangan yang cukup serius. Molis menawarkan keunggulan dalam hal efisiensi dan biaya operasional.

Tanpa bensin, tanpa oli mesin, dan suara yang jauh lebih halus, motor listrik mulai menarik perhatian, terutama di kota besar. Ditambah lagi, isu lingkungan dan dorongan pemerintah terhadap kendaraan ramah lingkungan membuat molis punya peluang besar untuk berkembang.

BACA JUGA:Update Ketersediaan SPBU BP di Beberapa Wilayah: Bensin sudah Kembali Tersedia Lagi

BACA JUGA:Semakin Diminati Masyarakat Indonesia, Honda Berpotensi Ciptakan Perang Saudara

Namun, bukan berarti motor manual langsung terancam hilang. Motor manual, baik itu bebek maupun sport—masih punya keunggulan yang sulit digantikan.

Dari sisi kontrol, motor manual memberikan sensasi berkendara yang lebih hidup. Pengendara bisa mengatur tenaga sesuai kebutuhan lewat perpindahan gigi. Ini yang membuat motor manual masih disukai oleh mereka yang benar-benar menikmati proses berkendara.

Selain itu, motor manual umumnya lebih tahan banting untuk penggunaan berat. Banyak yang masih mengandalkan motor bebek untuk kebutuhan kerja, distribusi barang, atau perjalanan jauh karena dikenal irit dan tangguh. Di daerah yang kondisi jalannya tidak selalu mulus, motor manual juga sering dianggap lebih kuat dan mudah dirawat.

Faktor lain yang membuat motor manual tetap bertahan adalah harga dan biaya perawatan. Untuk beberapa model, motor manual masih lebih terjangkau dibanding matic dengan fitur lengkap. Perawatannya juga cenderung lebih sederhana, terutama untuk motor bebek yang sudah terbukti awet selama bertahun-tahun.

Kategori :