Lonjakan BBM Paling Drastis, Negara Ini Catat Rekor Harga Capai Rp 70 Ribu Per Liter

Selasa 07-04-2026,06:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM -- Perang di Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak mentah dunia yang berdampak pada melonjaknya harga jual BBM di beberapa negara. 

Di Hong Kong, harga bensin per liter dilaporkan menembus Rp 70 ribu, menjadikannya yang tertinggi di dunia. 

Lonjakan ini dipicu terganggunya pasokan energi global akibat konflik yang melibatkan Iran. 

Akibatnya, mengganggu distribusi minyak terutama melalui Selat Hormuz, jalur vital bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

BACA JUGA:Siap Guncang MotoAmerica, Lightfighter V3-RH Buktikan Motor Listrik Bisa Secepat Motor Bensin

BACA JUGA:Sepeda Listrik Rasa Motor! AOTOS Flux X26 Pro Tampil Maskulin dengan Rangka Motor dan Ban Besar

Lonjakan Harga BBM dan Dampak Ekonomi

Harga bensin di Hong Kong saat ini tercatat sekitar 15,6 dollar AS per galon. Dengan kurs Rp 17.006 per dollar AS, angka ini setara kurang lebih Rp 265 ribu per galon, atau lebih dari Rp 70 ribu per liter. 

Kenaikan harga BBM tidak hanya berdampak pada pengguna kendaraan pribadi, tetapi juga memengaruhi biaya logistik, distribusi barang, dan sektor usaha secara luas, sehingga berpotensi mendorong inflasi dan kenaikan harga barang kebutuhan sehari-hari.

Tekanan pada Pekerja dan Layanan Logistik

Tingkat kepemilikan kendaraan di kota tersebut memang tergolong rendah, sekitar 8,4 persen dari total populasi 7,5 juta jiwa, tetapi BBM tetap memegang peran penting dalam distribusi logistik dan layanan pengiriman. 

Seorang kurir layanan antar makanan mengeluhkan biaya operasional yang meningkat tanpa diimbangi kenaikan pendapatan, mencerminkan beban yang dihadapi pekerja ekonomi gig yang sangat bergantung pada transportasi.

BACA JUGA:Motor Matic Semakin Jadi Raja Jalanan, Molis Mulai Bersaing, Apakah Motor Manual Akan Punah?

BACA JUGA:JAWARA – Jelajah Warisan Nusantara 2026, Ratusan Motor Klasik Bakal Padati Rute Malang Solo

Perubahan Perilaku Konsumen dan Strategi Hemat BBM

Perbedaan harga BBM yang mencolok juga mengubah perilaku konsumen. Banyak warga Hong Kong memilih mengisi bahan bakar di kota-kota di China daratan, seperti Shenzhen, yang menawarkan harga lebih murah, bahkan hanya sepertiga dari harga di Hong Kong. 

Tren ini meluas ke sektor konsumsi lain, di mana warga berbelanja kebutuhan sehari-hari di luar kota demi harga lebih terjangkau, sehingga dikhawatirkan menekan aktivitas ekonomi lokal dan memperberat kondisi perekonomian Hong Kong ke depan.

Kategori :