MOTOREXPERTZ.COM -- Meski berstatus sebagai juara bertahan, performa Marc Marquez dinilai belum sepenuhnya maksimal. Bahkan, mantan rivalnya, Andrea Dovizioso, menyebut kondisi Marquez lebih serius daripada yang terlihat di lintasan.
Seperti diketahui, Marquez mengalami cedera bahu yang cukup kompleks pada GP Indonesia bulan Oktober lalu. Insiden tersebut memaksanya menepi di sisa musim 2025.
Cedera bahu yang dialami Marquez pada seri Grand Prix Indonesia Oktober lalu menjadi titik awal dari penurunan performanya.
Ya meskipun pada akhirnya ia tetap berhasil mengunci gelar juara dunia. Namun, memasuki musim 2026, dampak cedera itu ternyata masih terasa.
BACA JUGA:KTM 450 RC Resmi Meluncur, Pakai Mesin 2 Silinder Harga Cuma Rp 80 Jutaan?
Dalam beberapa balapan awal musim, Marquez belum mampu tampil dominan seperti biasanya.
Pada seri Grand Prix Amerika Serikat, ia bahkan mengakui bahwa kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.
“Motor memang penting, tapi kondisi saya juga sangat menentukan,” ungkapnya.
Secara statistik, Marquez memang belum meraih podium grand prix di musim ini. Dari tiga putaran awal, ia hanya mencatatkan satu kemenangan sprint dan satu podium sprint. Hasil tersebut tentu belum cukup untuk menunjukkan dominasinya sebagai juara bertahan.
Di sisi lain, pabrikan Ducati juga terlihat belum tampil sekuat musim lalu. Tim asal Italia itu justru kalah kompetitif dibandingkan Aprilia, yang sukses menyapu bersih kemenangan di tiga seri awal MotoGP 2026.
Menurut Dovizioso, situasi yang dialami Marquez tidak bisa dianggap sepele. Ia menilai bahwa pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut cenderung menyembunyikan kondisi sebenarnya.
“Marc bukan tipe pembalap yang suka mengeluh atau mencari alasan. Jadi, banyak orang mungkin tidak menyadari seberapa besar masalah yang ia hadapi,” jelas Dovizioso.
Lebih lanjut, Dovizioso meyakini bahwa Marquez belum berada dalam kondisi 100 persen, bahkan saat berhasil meraih gelar musim lalu.
BACA JUGA:Siap Guncang MotoAmerica, Lightfighter V3-RH Buktikan Motor Listrik Bisa Secepat Motor Bensin