JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Transformasi teknologi di dunia otomotif membuat kebutuhan tenaga kerja terampil semakin meningkat.
Kondisi ini mendorong dunia pendidikan, khususnya sekolah vokasi, untuk terus menyesuaikan kurikulum agar selaras dengan perkembangan industri dan kebutuhan kerja di lapangan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap hal tersebut, Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), didukung penuh PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar program Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI) di SMK Yuppentek 2 pada Jumat (24/04.
Dalam pelaksanaannya, tim Vocational AHM memberikan materi terkait fitur dan teknologi yang terdapat pada Honda Vario 125 Street.
Materi tersebut dirancang mengikuti perkembangan terbaru teknologi sepeda motor Honda, sehingga siswa dan guru mendapatkan pembelajaran yang relevan dengan kondisi industri saat ini.
BACA JUGA:WMS Gelar LAKI CODE 2026, Ajang Modifikasi Motor Honda Siap Ramaikan One Bell Park Akhir Pekan Ini
Program ini tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi upaya penyegaran kompetensi bagi siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM).
Tujuannya agar proses belajar tidak hanya berhenti pada teori, melainkan juga sesuai dengan praktik dan kebutuhan dunia kerja otomotif.
Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto, menyampaikan bahwa pembaruan informasi menjadi hal penting dalam pendidikan vokasi.
“Melalui Astra Honda Berbagi Ilmu, kami ingin memastikan bahwa siswa dan tenaga pengajar di SMK binaan mendapatkan pembaruan informasi yang relevan dengan perkembangan teknologi sepeda motor Honda," kata Benedictus.
Astra Honda Berbagi Ilmu, Perkuat Kompetensi Siswa SMK Otomotif--WMS
BACA JUGA:KLHR 2026 Jadi Strategi WMS Tingkatkan Kualitas Layanan Dealer Honda Jakarta–Tangerang
"Ini menjadi langkah konkret dalam mendukung kesiapan lulusan vokasi agar lebih kompeten dan siap bersaing di dunia kerja,” lanjutnya.
Selain kegiatan pembelajaran, AHBI juga menghadirkan layanan booth servis sepeda motor Honda khusus bagi para guru SMK Yuppentek 2. Fasilitas ini menjadi bentuk perhatian terhadap mobilitas tenaga pendidik agar kendaraan tetap dalam kondisi optimal.
Lebih jauh, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dengan dunia pendidikan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan keselarasan kurikulum dengan kebutuhan industri sekaligus meningkatkan kualitas lulusan SMK.