Bisa Jadi, 5 Kebiasaan Kecil Ini Penyebab Motor Cepat Bermasalah

Selasa 28-04-2026,05:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM — Banyak pemilik motor sering mengeluh kendaraannya cepat bermasalah, padahal usia pakai belum terlalu lama.

Tanpa disadari, penyebabnya bukan selalu karena kualitas motor yang buruk, melainkan kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Hal-hal sepele ini sering dianggap tidak penting, padahal dampaknya bisa cukup besar terhadap performa dan umur komponen motor.

Berikut lima kebiasaan kecil yang bisa jadi biang kerok motor cepat rusak:

1. Jarang Memanaskan Motor

Memanaskan motor sebelum digunakan memang sering dianggap sepele, apalagi untuk motor modern. Padahal, proses ini penting untuk memastikan oli mesin sudah bersirkulasi dengan baik.

Jika motor langsung dipakai tanpa pemanasan, komponen dalam mesin bisa mengalami gesekan berlebih karena pelumasan belum maksimal. Dalam jangka panjang, hal ini bisa mempercepat keausan mesin.

BACA JUGA:Filter Udara Motor: Komponen Kecil yang Diam-Diam Bisa Merusak Performa Mesin

BACA JUGA:Update Harga Honda Sonic 150R di Bulan April 2026: Motor Ayago Ringan dengan Performa Gesit dan Gaya Sporty

2. Sering Mengabaikan Ganti Oli

Oli mesin memiliki peran vital sebagai pelumas dan pelindung komponen. Banyak pengguna motor yang menunda ganti oli karena merasa motornya masih nyaman digunakan.

Padahal, oli yang sudah kotor atau terlalu lama dipakai bisa kehilangan fungsinya. Akibatnya, mesin menjadi lebih cepat panas, performa menurun, dan risiko kerusakan meningkat.

3. Kebiasaan Mengisi Bensin Sampai Kosong

Menunggu bensin benar-benar habis sebelum mengisi ulang adalah kebiasaan buruk yang sering dilakukan. Tangki yang terlalu sering kosong bisa menyebabkan kotoran di dasar tangki ikut tersedot ke sistem bahan bakar. Hal ini berpotensi menyumbat injektor atau karburator, sehingga pembakaran tidak optimal dan mesin jadi bermasalah.

4. Cara Berkendara yang Kasar

Akselerasi mendadak, rem mendadak, dan sering menarik gas secara berlebihan bisa mempercepat kerusakan komponen motor. Kampas rem, rantai, hingga mesin akan bekerja lebih keras dari seharusnya. Selain membuat motor cepat aus, kebiasaan ini juga meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.

Kategori :