MOTOREXPERTZ.COM --- Kondisi barcode BBM subsidi yang mendadak tidak aktif tengah menjadi perhatian pengguna kendaraan di berbagai daerah.
Banyak pengguna yang sebelumnya terdaftar dalam program Subsidi Tepat Pertamina mengaku tidak lagi dapat menemukan barcode mereka, yang selama ini digunakan sebagai syarat pembelian BBM subsidi seperti Solar dan Pertalite.
Situasi ini menimbulkan kebingungan karena berdampak langsung pada aktivitas harian masyarakat yang bergantung pada BBM subsidi.
BACA JUGA:MPM Honda Jatim Lewat MPMRent Hadirkan Kendaraan Listrik di Ajang Putri Indonesia 2026
BACA JUGA:Aprilia Racing Menggila di MotoGP Spanyol 2026: Bezzecchi Cetak Rekor, 4 Motor RS-GP Kuasai 6 Besar
Beli BBM Pertalite lewat MyPertamina--Astra Otoshop
Pengguna Mengeluh Barcode Hilang Mendadak
Salah satu kasus dialami oleh Ahmad Cipto (29), warga Tangerang Selatan, yang menyadari barcode miliknya hilang setelah menerima notifikasi sistem.
“Jadi notifikasi barcode hilang itu baru saya tahu di tanggal 22 April. Setelah saya cek di situs Subsidi Tepat Pertamina, ternyata barcode saya sudah hilang sejak tanggal 19 April dan saya diminta untuk daftar ulang,” ujarnya.
Ia kemudian mengajukan pendaftaran ulang, namun pada Sabtu, (26/04/2026) pengajuannya dinyatakan ditolak.
BACA JUGA:Gandeng V-Green, VinFast Targetkan Bangun Ribuan Stasiun Tukar Baterai Motor Listrik di Indonesia
BACA JUGA:Comeback Manis, Diva Ismayana Cetak Podium di FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 6
Banyak Laporan Serupa dari Pengguna Lain
Fenomena ini tidak hanya terjadi pada satu pengguna, karena laporan serupa juga muncul dari masyarakat lain melalui media sosial maupun layanan pengaduan resmi.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terkait kejelasan sistem penyaluran BBM subsidi, terutama bagi pengguna yang merasa sudah terdaftar secara valid namun tetap terdampak penonaktifan barcode.
Penjelasan Resmi Pertamina Soal Sistem Data
Menanggapi hal itu, Pertamina Patra Niaga melalui Corporate Secretary Roberth Dumatubun menjelaskan bahwa hilangnya barcode merupakan bagian dari proses pembaruan dan pembersihan data sistem secara berkala.
“Untuk konsumen yang barcode-nya hilang, ada kemungkinan disebabkan oleh proses cleansing system karena data yang terdaftar di dalam sistem kurang lengkap atau tidak sesuai,” jelasnya.