Jarang Disadari, Ternyata Ini Ciri-ciri Busi Motor Mulai Lemah

Kamis 07-05-2026,16:31 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

MOTOREXPERTZ.COM -- Jangan anggap remeh kondisi busi motor. Meski ukurannya kecil, komponen satu ini punya peran vital buat menjaga performa mesin tetap optimal.

Kalau busi mulai bermasalah, efeknya bisa langsung terasa saat motor dipakai harian. Tarikan jadi loyo, mesin brebet, sampai konsumsi BBM yang mendadak lebih boros.

Busi sendiri bertugas memercikkan api di ruang bakar untuk membakar campuran udara dan bahan bakar. Nah, kalau percikan api yang dihasilkan sudah lemah atau tidak stabil, proses pembakaran otomatis jadi tidak sempurna.

Akibatnya, tenaga mesin ikut turun dan performa motor jadi tidak maksimal.

BACA JUGA:Rumah Sehat Wahana Jadi Solusi Berobat Murah Buat Warga Tangerang, Cukup Bayar Segini

“Busi bekerja dengan menghasilkan percikan listrik yang membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar. Jika busi bermasalah, maka proses pembakaran tidak akan berjalan optimal dan performa mesin akan langsung terpengaruh,” kata Wahyu Budhi, selaku Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi.

Ada beberapa gejala yang biasanya muncul saat busi mulai soak. Salah satunya mesin terasa susah hidup, terutama ketika motor pertama kali di-starter saat pagi hari.

Selain itu, motor juga terasa brebet ketika gas dibuka. Respons akselerasi jadi terlambat dan tenaga seperti tertahan.

Ciri lainnya, konsumsi BBM mendadak lebih boros dari biasanya. Ini karena pembakaran di mesin tidak berlangsung efisien sehingga bensin yang dibutuhkan jadi lebih banyak.

BACA JUGA:Gelar 'Zen On Wheels', Wahana Honda Ajak Perempuan Lebih Peduli Keselamatan Berkendara

Bahkan dalam kondisi tertentu, busi bermasalah bisa bikin suara mesin jadi kasar dan tidak stabil alias misfire. Getaran motor saat langsam juga biasanya terasa lebih kuat.

Karena itu, penggantian busi secara berkala jangan sampai diabaikan. Umumnya busi motor perlu diganti setiap 8.000 km sampai 12.000 km tergantung pemakaian dan rekomendasi pabrikan.

Pemilik motor juga wajib mengecek kondisi fisik busi. Kalau elektroda sudah aus, muncul kerak karbon tebal, atau permukaan busi mulai berkarat, tandanya harus segera diganti.

Makanya, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer Honda Jakarta-Tangerang mengingatkan pentingnya melakukan penggantian busi di bengkel resmi AHASS agar kualitas pengerjaan tetap sesuai standar pabrikan.

BACA JUGA:Warga Jakarta Merapat! Wahana Gelar Honda Premium Matic Day di One Belpark Mall, Bisa Test Ride Motor Listrik Baru

Kategori :