Selain itu, motor yang terlalu sering menghantam trotoar atau polisi tidur dengan keras juga dapat mempercepat keausan pada bearing komstir.
BACA JUGA:Terlalu Sering Terpapar Panas Matahari? Ini 3 Komponen Motor yang Paling Cepat Rusak Tanpa Disadari
BACA JUGA:Sering Terjebak Macet? Ini Komponen Motor yang Paling Cepat Aus dan Diam-Diam Bikin Kantong Jebol
Untuk memastikan kondisi komstir, pengendara sebenarnya bisa melakukan pengecekan sederhana. Coba posisikan motor menggunakan standar tengah, lalu gerakkan setang perlahan ke kanan dan kiri. Jika terasa tidak mulus, tersendat, atau muncul bunyi aneh, kemungkinan komstir sudah mulai bermasalah.
Pengecekan juga bisa dilakukan dengan menggoyangkan shock depan ke arah depan dan belakang. Jika terasa oblak atau muncul bunyi benturan kecil, kondisi komstir patut dicurigai. Namun untuk hasil lebih akurat, pemeriksaan tetap sebaiknya dilakukan di bengkel agar kerusakan bisa diketahui lebih detail.
Mengabaikan komstir rusak bukan keputusan yang bijak. Selain membuat berkendara tidak nyaman, kondisi ini juga bisa membahayakan keselamatan karena kontrol motor menjadi kurang stabil. Apalagi jika digunakan untuk perjalanan jauh atau kecepatan tinggi.
Karena itu, penting bagi pemilik motor untuk lebih peka terhadap perubahan handling kendaraan. Jika setang mulai terasa aneh, berat, atau muncul bunyi dari area depan, jangan tunggu kerusakan semakin parah. Pemeriksaan lebih awal dapat mencegah biaya perbaikan membengkak dan membuat motor tetap aman digunakan setiap hari.