Selain faktor teknis, kualitas bahan bakar juga bisa ikut terpengaruh jika motor terlalu sering terkena hujan tanpa perawatan yang baik. Pada beberapa kasus, air dapat masuk ke tangki bahan bakar melalui celah tertentu, terutama jika tutup tangki sudah tidak rapat sempurna. Campuran air dan bensin tentu akan membuat proses pembakaran menjadi tidak optimal.
BACA JUGA:5 Motor yang Paling Sering Dicuri, Jika Kalian Punya Salah Satunya, Pastikan Tambah Kunci Ganda!
Untuk mencegah masalah tersebut, pengendara disarankan segera mengeringkan motor setelah kehujanan. Jangan membiarkan motor dalam kondisi basah terlalu lama, terutama pada area mesin dan kelistrikan.
Membersihkan serta memanaskan motor beberapa menit setelah terkena hujan juga dapat membantu mengurangi kelembapan.
Servis berkala juga penting dilakukan agar kondisi busi, filter udara, dan sistem kelistrikan tetap dalam keadaan optimal. Dengan perawatan yang tepat, risiko motor brebet atau kehilangan tenaga setelah kehujanan bisa diminimalkan.
Motor yang mendadak lemah setelah hujan memang sering dianggap hal biasa, tetapi jika terus dibiarkan dapat memicu kerusakan lebih besar. Karena itu, penting bagi pengendara untuk lebih peka terhadap perubahan performa kendaraan setelah terkena hujan atau genangan air.