Salah satu jalur yang dilewati bahkan membelah batuan karst besar, sehingga memberikan sensasi berkendara yang berbeda.
Di medan seperti ini, mesin Blue Core Hybrid 125cc kembali diuji. Hasilnya, GEAR ULTIMA tetap mampu melewati tanjakan dengan respons yang baik.
Motor juga tetap mudah dikendalikan meski jalur yang dilewati tidak sepenuhnya mulus.
BACA JUGA:Menggila di Balaton Park! Marc Marquez dan Ducati Lenovo Team Kompak Tembus 100 Kemenangan
Tembus Lolai, Negeri di Atas Awan Toraja
Perjalanan etape pertama ditutup dengan menuju Negeri di Atas Awan Lolai.
Rute menuju Lolai dikenal punya tanjakan panjang, jalan berkelok, dan elevasi yang terus meningkat.
Meski membawa perlengkapan perjalanan beberapa hari, GEAR ULTIMA tetap mampu menyelesaikan tantangan tersebut.
Performa mesin Blue Core Hybrid 125cc terasa cukup responsif untuk menghadapi jalur menanjak khas dataran tinggi Toraja.
Dean Prayuda, Squad 1 GEAR ULTIMATE RIDE Celebes Expedition, menilai rute Makassar-Toraja sangat cocok menjadi pembuka perjalanan ini.
Menurut dia, rute tersebut benar-benar menunjukkan karakter asli GEAR ULTIMA sebagai skutik yang kuat, praktis, dan bisa diajak menghadapi banyak kondisi jalan.
”Selain rutenya yang menakjubkan, perjalanan ini juga memperkenalkan kebudayaan adat masyarakat Toraja yang masih sangat kental lewat pemakaman adat Londa dan Kete Kesu yang indah,” ungkap Dean Prayuda.
BACA JUGA:Oli Mineral vs Oli Sintetis untuk Motor Matic: Efek ke Mesin dan Jangka Waktu Ganti
Sekalian Menikmati Alam dan Budaya Toraja
Selain jadi ajang pembuktian motor, perjalanan ini juga membuka kesempatan untuk mengenal lebih dekat budaya Toraja.
Rombongan turut mengunjungi beberapa destinasi budaya seperti pemakaman adat Londa dan Kete Kesu.
Kehadiran rumah adat Tongkonan dan tradisi masyarakat Toraja membuat perjalanan ini tidak hanya berisi tantangan jalan, tapi juga pengalaman budaya yang kuat.
BACA JUGA:Update Harga Honda Genio di Bulan Juni 2026: Masih Jadi Andalan Skutik Irit untuk Aktivitas Harian