Pelaksanaan dibagi menjadi tiga tahap untuk meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas.
Tahap pertama dikerjakan pada lajur tengah.
BACA JUGA:Tingkatkan Keselamatan Pengendara, Sudin Bina Marga Jakpus Tuntaskan Perbaikan Jalan Berlubang
Selanjutnya, pekerjaan dilanjutkan pada lajur kanan dan diakhiri di lajur kiri.
“Tahap pertama dilaksanakan pada lajur tengah, dilanjutkan dengan pekerjaan pada lajur kanan, kemudian diakhiri pada lajur kiri,” ujarnya.
Metode pembetonan dipilih karena dinilai mampu meningkatkan kekuatan struktur jalan.
Jalan Kebon Sirih sering dilalui kendaraan dengan volume lalu lintas tinggi.
Perkerasan beton memiliki daya tahan lebih baik terhadap beban berulang.
Selain itu, material beton juga dinilai memiliki umur layanan lebih panjang.
“Seiring bertambahnya usia perkerasan dan tingginya intensitas lalu lintas, kondisi jalan mengalami penurunan kualitas,” katanya.
Menurutnya, pembetonan menjadi solusi untuk mengembalikan kondisi jalan agar lebih mantap dan aman bagi pengguna jalan.
BACA JUGA:Homecoming Tour Local Heroes Indonesia: Mario Aji dan Veda Ega Pratama Sapa Penggemar di Yogyakarta
Permukaan jalan yang stabil juga meningkatkan kenyamanan berkendara.
Sebelum pekerjaan dimulai, Dinas Bina Marga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, pelaku usaha, dan perangkat daerah terkait.
Sosialisasi dilaksanakan pada 6 Juli 2026.
Informasi mengenai rencana dan progres pekerjaan juga disampaikan melalui kanal media sosial resmi Dinas Bina Marga DKI Jakarta.