Cara Gampang Cek Aki Motor Cocok atau Tidak, Simak 5 Hal Ini!

Minggu 26-07-2026,17:27 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

Kalau membeli langsung di toko, tidak ada salahnya membawa aki lama sebagai contoh. Cara ini memudahkan Bradsis membandingkan dimensi casing dan bentuk terminalnya secara langsung.

BACA JUGA:How to: Cara Mengecek Kondisi Aki Motor Tanpa Alat Khusus, Pemula Wajib Tahu

Periksa Posisi Terminal Positif dan Negatif

Hal berikutnya yang wajib diperhatikan adalah posisi terminal positif dan negatif. Ada aki yang terminal positifnya berada di sebelah kanan, ada juga yang berada di sebelah kiri.

Kalau posisi terminal berbeda dari aki bawaan motor, kabel kemungkinan tidak bisa terpasang dengan benar. Jangan memaksakan kabel dengan menarik atau menekuknya karena sambungan bisa terlalu tegang dan mudah lepas.

Dalam kondisi tertentu, pemasangan yang dipaksakan juga dapat meningkatkan risiko korsleting. Jadi, selalu perhatikan tanda plus dan minus pada bodi aki sebelum membeli.

Pastikan posisi keduanya sama persis dengan aki lama jika dilihat dari arah yang sama.

BACA JUGA:Begini Ciri Aki Motor Mulai Soak, Jangan Tunggu Mogok di Jalan

Sesuaikan Jenis Aki dengan Motor

Selain ukuran dan kode, jenis aki juga harus diperhatikan. Di pasaran tersedia aki basah konvensional, aki maintenance free atau aki kering, serta aki berteknologi AGM.

Meskipun ukurannya sama, masing-masing jenis aki bisa memiliki karakter pemasangan dan perawatan berbeda. Ada aki yang wajib dipasang dalam posisi tegak, sementara tipe tertentu memungkinkan pemasangan dengan sudut lebih fleksibel.

Untuk motor yang sudah dilengkapi idling stop system, panel digital, sistem injeksi, alarm, atau aksesori elektronik tambahan, sebaiknya tetap gunakan aki dengan spesifikasi sesuai rekomendasi pabrikan.

Aki dengan kapasitas terlalu rendah bisa membuat starter elektrik terasa berat. Tegangan kelistrikan juga berpotensi kurang stabil ketika banyak perangkat elektronik bekerja secara bersamaan.

Kategori :