Upaya pencegahan akan terus diperkuat untuk mengurangi dampak fatal dari setiap kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan data IRSMS Juli 2026, lima wilayah dengan angka kecelakaan tertinggi masih didominasi sejumlah kepolisian daerah di Pulau Jawa.
BACA JUGA:Tampil di Kandang Sendiri, AHRT Siap Kejar Podium di ARRC Mandalika 2026
Polda Jawa Tengah menempati posisi pertama dengan 3.300 kejadian.
Posisi berikutnya ditempati Polda Jawa Timur dengan 3.017 kejadian.
Polda Metro Jaya mencatat 1.572 kejadian, sedangkan Polda Jawa Barat mencapai 886 kejadian.
Polda Sulawesi Selatan melengkapi lima wilayah dengan jumlah kecelakaan terbanyak.
Sepanjang Juli 2026, wilayah tersebut mencatat sebanyak 872 kejadian kecelakaan lalu lintas.
Meskipun angka kecelakaan masih tinggi di beberapa daerah, Korlantas Polri menilai penurunan korban meninggal merupakan indikator utama keberhasilan keselamatan jalan.
Hasil tersebut menunjukkan berbagai program mulai memberikan dampak positif.
Penegakan hukum, edukasi kepada masyarakat, dan penguatan manajemen keselamatan jalan dinilai berkontribusi terhadap penurunan angka fatalitas.
BACA JUGA:Tips Simpel Bikin Shockbreaker Yamaha Lexi Tetap Empuk, Cuma Perlu Perawatan Rutin Ini
Program tersebut akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Korlantas Polri memastikan analisa dan evaluasi akan dilakukan secara rutin.
Kebijakan keselamatan lalu lintas selanjutnya akan disusun berdasarkan data yang diperoleh dari IRSMS.
Irjen Pol. Wibowo juga terus mengingatkan seluruh jajaran untuk mengedepankan pelayanan dan langkah pencegahan.