MOTOREXPERTZ.COM --- Nomor rangka motor yang tertutup karat bisa menjadi masalah ketika kendaraan menjalani cek fisik di Samsat.
Karat yang menumpuk berpotensi membuat kombinasi huruf dan angka sulit terbaca, sehingga proses identifikasi atau penggesekan nomor rangka tidak berjalan maksimal.
Namun, jika kondisinya masih berupa karat ringan, kamu tidak perlu terburu-buru panik karena bagian tersebut dapat dibersihkan secara perlahan tanpa merusak permukaan nomor rangka.
BACA JUGA:Kabar Baik! Pemerintah Siapkan Kredit Motor Listrik Tanpa DP dan Bunga Ringan
Bersihkan Karat Secara Perlahan
Untuk mengatasi karat ringan, kamu bisa menggunakan cairan penetran seperti WD-40 atau cairan sejenis yang membantu melonggarkan kotoran dan karat.
Setelah cairan diaplikasikan dan didiamkan beberapa saat, proses pembersihan dapat dilakukan dengan alat yang tidak terlalu kasar.
- Semprotkan cairan penetran pada area nomor rangka yang berkarat.
- Diamkan beberapa saat agar karat lebih mudah dibersihkan.
- Gunakan sikat kawat halus atau ampelas halus, misalnya ukuran 1000.
- Bersihkan secara perlahan agar angka dan huruf tidak ikut terkikis.
BACA JUGA:Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10, Ini Alasan Pemerintah
BACA JUGA:MAXi Yamaha Day 2026 Mampir ke Sumatera Selatan, Diserbu Lebih dari 500 Bikers!
Hindari Mengikis Nomor Rangka Terlalu Keras
Pembersihan nomor rangka motor harus dilakukan dengan hati-hati.
Penggunaan amplas kasar, benda tajam, atau tekanan berlebihan justru dapat merusak permukaan dan membuat kode identitas kendaraan semakin sulit dikenali.
Setelah karat berkurang dan nomor rangka kembali terlihat, cukup bersihkan sisa kotoran menggunakan kain hingga area tersebut lebih jelas saat dilakukan pemeriksaan.
Jika Nomor Rangka Sudah Rusak Parah
Kondisi berbeda terjadi apabila karat sudah menyebabkan bagian rangka keropos atau nomor identitas kendaraan tidak lagi terbaca.
BACA JUGA:Jangan Asal Nyerobot Saat Jalanan Padat! Ini 5 Tips #Cari_Aman Berkendara Ala Wahana Honda
Dalam situasi seperti ini, kamu tidak disarankan untuk mengetok, mengukir, atau membuat ulang nomor rangka sendiri karena identitas kendaraan merupakan bagian penting dalam administrasi dan legalitas motor.