Biar Nggak Malu-maluin di Jalan, Yuk Simak Panduan Anti-Mati Mesin Buat Pemula Motor Kopling
Transmisi manual sendiri terbagi dalam dua jenis, yaitu Kopling Manual (menggunakan tuas tangan) dan Semi-Otomatis (tanpa kopling tangan, biasanya pada motor bebek)--IStockPhoto
Gesekan berlebihan akan membuat kampas kopling panas dan gosong. Solusinya, gunakan gigi rendah dan atur kecepatan lewat kombinasi gas dan rem belakang.
3. Panik Saat Mengerem Mendadak
Kesalahan klasik pemula adalah menarik kopling dan rem secara bersamaan di kecepatan tinggi.
Hal ini justru dapat memutus tenaga mesin dan membuat motor "meluncur bebas" tanpa bantuan engine brake. Alhasil, motor jadi lebih sulit dihentikan.
4. RPM 'Teriak' tapi Motor Tak Jalan
Karena takut mesin mati, pemula sering membuka gas terlalu besar sebelum melepas kopling. Selain boros bensin, ini berisiko membuat motor meloncat liar ke depan alias standing.
5. Salah Oper Gigi
Motor kopling umumnya memiliki pola 1-N-2-3-4-5. Kesalahan klasik adalah lupa menurunkan gigi saat akan berhenti.
Akibatnya, pengendara panik mencari gigi 1 atau posisi Netral (N) saat motor sudah berhenti total.
BACA JUGA:Promo Piaggio Indonesia Januari 2026, Ada Diskon Spesial Rp 12 Juta
Cara Cepat Menguasai Teknik Motor Kopling untuk Pemula
Berbeda dengan motor matic yang bisa langsung tancap gas, motor manual membutuhkan beberapa persiapan, diantaranya:
1. Hidupkan Mesin
Pastikan lampu indikator "N" menyala sebelum menekan tombol starter. Penting untuk dicatat, menghidupkan mesin dalam kondisi masuk gigi tanpa menarik kopling bisa membuat motor meloncat berbahaya.
2. Masuk Gigi 1
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-

