Jangan Nekat! Ini Risiko Ganti Ban Motor Pakai Ukuran Terlalu Gede, Bahaya Sob!

Jangan Nekat! Ini Risiko Ganti Ban Motor Pakai Ukuran Terlalu Gede, Bahaya Sob!

Upsize Ban Motor Buat Dipakai Harian, Worth It atau Justru Berisiko?--WMS

BACA JUGA:Viral di Medsos! Netizen Samakan Motor MBG dengan Kolter ES1 X Pro, Benarkah Harganya Rp10 Jutaan di Alibaba?

3. Handling Menjadi Kaku dan Berat

Pernah merasa motor jadi susah diajak miring saat di tikungan? Itu juga salah satu dampak pakai ban ukuran besar.

Karakter handling motor akan berubah drastis, misal pengendalian terasa lebih berat dan kurang presisi. Untuk bermanuver di kemacetan kota pun bakal terasa lebih melelahkan.

4. Risiko Jarak Pengereman Memanjang

Banyak yang salah kaprah menganggap ban lebar bikin rem makin pakem. Padahal, distribusi beban yang berubah akibat profil ban yang tidak sesuai spesifikasi justru bisa membuat kinerja sistem pengereman menurun. Resikonya, jarak pengereman jadi lebih panjang, yang tentu sangat berbahaya dalam situasi darurat.

BACA JUGA:Perlu Tahu! Cek Aturan Terbaru Pembuatan SIM per April 2026, Makin Canggih dan Transparan!

5. Kaki-Kaki Berumur Pendek

Ban besar memberikan beban tambahan yang signifikan pada sistem suspensi, bearing roda, hingga gir set. Komponen-komponen ini dipaksa bekerja di luar batas desain aslinya. Jangan kaget jika shockbreaker lebih cepat bocor atau rantai lebih sering kendur.

6. Bahaya Gesekan dengan Bodi (Gasruk)

Jika kenaikan ukuran terlalu ekstrem tanpa diikuti penyesuaian pada velg atau lengan ayun (swing arm), ban berisiko bergesekan dengan spakbor atau bodi motor.

Selain merusak tampilan, gesekan ini bisa menyebabkan ban terkikis secara tidak wajar dan membahayakan keselamatan saat dipacu dalam kecepatan tinggi.

Wahyu Budhi kembali menegaskan bahwa modifikasi sah-sah saja, namun jangan sampai mengorbankan aspek fungsional.

“Penggunaan ban yang tidak sesuai standar bisa berdampak pada banyak aspek, mulai dari performa hingga keselamatan. Risiko seperti handling yang berubah, pengereman yang tidak optimal, hingga potensi kerusakan komponen bisa terjadi jika tidak diperhitungkan dengan baik,” papar Wahyu Budhi.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya