Motor Kompresi Tinggi Isi Pertalite Terus, Aman atau Malah Bikin Mesin Cepat Rusak?
SPBU Pertamina--x/MiskinTV
Beberapa motor modern sekarang memang sudah dilengkapi teknologi ECU dan sensor yang mampu menyesuaikan pengapian berdasarkan kualitas bahan bakar.
Karena itu, motor masih tetap bisa digunakan meski sesekali mengisi Pertalite.
Namun kemampuan adaptasi tersebut bukan berarti motor bebas memakai BBM oktan rendah terus menerus.
Pabrikan tetap menentukan rekomendasi BBM berdasarkan karakter mesin yang sudah diuji secara teknis.
Kalau motor disarankan memakai RON 92, artinya mesin memang dirancang bekerja optimal dengan bahan bakar tersebut.
Menggunakan BBM di bawah standar rekomendasi secara terus-menerus tetap memiliki risiko tersendiri.
BACA JUGA:Bensin Semakin Mahal, Cara Merawat Motor Matic Ini Dinilai Paling Efektif Hemat BBM
Apa Dampak Terburuk Jika Dipaksakan?
Jika motor kompresi tinggi terus dipaksa memakai Pertalite dalam jangka panjang, beberapa risiko yang bisa muncul antara lain:
Mesin lebih cepat panas
Performa menurun
Tarikan terasa berat
Konsumsi BBM jadi lebih boros
Penumpukan kerak karbon lebih cepat
Risiko piston atau ruang bakar rusak akibat knocking berkepanjangan
Kerusakan seperti piston jebol memang tidak langsung terjadi dalam waktu singkat. Namun penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi bisa mempercepat penurunan kondisi mesin secara perlahan.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
