Pemerintah Mulai Matangkan Program BBM E20, Butuh Pasokan 4 Juta Kiloliter Etanol Per Tahun
Pemerintah Mulai Matangkan Program BBM E20, Butuh Pasokan 4 Juta Kiloliter Etanol Per Tahun-Ilyasa Fajrin-Dok. Motorexpertz
Namun volume impor tersebut kini mulai berkurang berkat beroperasinya fasilitas kilang minyak yang baru.
Kilang Balikpapan telah resmi beroperasi penuh sejak bulan Januari tahun 2026 kemarin.
Kehadiran kilang modern ini sukses memberikan tambahan produksi bensin sebanyak 5,5 juta kiloliter per tahun.
BACA JUGA:Aprilia Menggila di MotoGP Belanda 2026: Jorge Martín Rebut Puncak Klasemen, Ai Ogura Cetak Sejarah!
Hal itu membuat sisa kebutuhan impor bensin turun menjadi 20 juta kiloliter.
Pemerintah memanfaatkan momentum positif ini dengan langsung menggulirkan program strategis bauran energi E20.
Kebijakan ini diharapkan bisa menyelesaikan sisa masalah impor bensin yang ada.
Bahlil menyebutkan bahwa konsep E20 meniru kesuksesan program biodiesel berbasis minyak kelapa sawit.
Program solar ramah lingkungan itu telah berhasil berkembang dari varian B10 hingga B50.
Pemerintah optimis pendekatan serupa bisa diterapkan dengan sukses pada sektor bahan bakar jenis bensin.
Sektor hulu industri bioetanol akan terus dipacu agar mampu memenuhi target nasional.
Bahan baku pembuatan etanol akan mengoptimalkan hasil pertanian lokal yang melimpah di berbagai daerah.
BACA JUGA:Busi Iridium Diklaim Lebih Awet dari Busi Standar, Ini Penjelasan yang Wajib Bikers Tahu
Komoditas utama yang akan digunakan sebagai bahan dasar meliputi tanaman tebu singkong serta jagung.
Guna menyukseskan program ini pemerintah berkomitmen penuh untuk melindungi kesejahteraan para petani lokal.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
