Bikin Nostalgia, Ini Gaya Modifikasi Motor Tahun 90-an yang Pernah Merajai Jalanan
Nostalgia modifikasi motor 90-an, dari gaya ceper, krom, racing look, hingga aksesori lawas yang kini kembali diburu pencinta motor retro di Indonesia--Dok
BACA JUGA:Nicolo Bulega Raih Kemenangan di Race 2 WorldSBK Donington Park 2026
Racing Look Terinspirasi Motor Balap
Demam balap juga ikut memengaruhi tren modifikasi motor tahun 90-an. Anak motor mulai memasang knalpot racing, setang rendah, footstep model balap, serta jok tipis agar tunggangannya terlihat seperti motor yang baru turun dari sirkuit.
Pemilik motor 2-tak biasanya paling total mengusung konsep ini. Yamaha RX-King, Yamaha F1ZR, Suzuki RGR, Kawasaki Ninja 150, dan Suzuki Satria 2-tak menjadi beberapa motor yang identik dengan tampilan racing.
Grafis bodinya dibuat ramai menggunakan kombinasi warna cerah. Stiker merek pelumas, produsen ban, dan logo komponen balap juga ditempel pada bodi untuk memperkuat aura kompetisi.
Walaupun sebagian motor hanya digunakan buat nongkrong atau keliling komplek, tampilannya harus tetap terlihat siap gas.
BACA JUGA:Ducati Raih Gelar Konstruktor WorldSBK 2026, Panigale V4 R Cetak Rekor Baru
Knalpot Racing dengan Suara Khas
Rasanya belum lengkap membahas motor modifikasi 90-an tanpa menyinggung knalpot racing. Pada motor 2-tak, bentuk knalpot menggelembung dengan silencer kecil menjadi pemandangan yang sangat umum.
Suara nyaring dan aroma asap oli samping menjadi ciri khas yang langsung membuat orang menoleh. Buat sebagian anak motor, karakter suara tersebut justru menjadi bagian penting dari identitas tunggangan.
Sementara pada motor 4-tak, knalpot model free flow juga banyak dipilih karena memberikan suara lebih padat. Bentuknya sederhana, tetapi cukup ampuh membuat motor standar terasa lebih berkarakter.
BACA JUGA:Masih Nekat Pakai Knalpot Brong? Simak Sanksi dan Aturan yang Wajib Kamu Ketahui
Pelek Jari-jari dan Ban Tipis Jadi Andalan
Sebelum pelek racing model palang mudah ditemukan seperti sekarang, pelek jari-jari menjadi pilihan favorit. Pelek aluminium berwarna mengilap sering dipadukan dengan jari-jari krom dan tromol yang sudah dipoles.
Ban berprofil tipis kemudian digunakan agar kaki-kaki terlihat ringan. Kombinasi tersebut banyak diterapkan pada motor bebek maupun motor sport.
Ada juga pemilik yang mengecat tromol atau hub roda menggunakan warna mencolok. Meski konsepnya sederhana, hasilnya mampu membuat tampilan motor berubah cukup drastis.
Jok Tipis dan Buntut Meruncing
Bagian jok juga tidak luput dari sentuhan modifikasi. Jok standar biasanya dipapas hingga tipis, lalu dibungkus bahan berwarna hitam, merah, biru, atau kombinasi dua warna.
Pada motor sport, bodi belakang kerap dibuat lebih meruncing untuk mengejar tampilan balap. Sedangkan pada motor bebek, jok tipis dipadukan dengan bodi yang sudah dipotong atau dirapikan.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
